Wednesday, November 8, 2017

Empat Pilar Kebangsaan

Empat Pilar Kebangsaan



Salam Sobat.. ada berita gembira sekaligus membanggakan bagi seluruh keluarga besar SMKN 1 Kraksaan. Alhamdulillah bulan Juni kemarin sekolah kita maju sebagai pemenang LCC Empat Pilar Kebangsaan dan berhasil meraih juara tiga jenjang SMK se- Provinsi Jawa Timur. Ini merupakan kali pertama diadakannya LCC 4 Pilar dan SMK kita berhasil menjuarainya. Wah, bangga tidak? Seperti motto SMK yaitu “SMK BISA dan SMK HEBAT”.

Kemarin Saya, bersama Kak Dody (XII TKJ 2), Kak Fajar (XII APk 1), Kak Amar (XII Akt 2), Kak Agung (XI TKJ 2), dan lima orang siswi yaitu Kak Safira (XI APk 2), Kak Hayyin (XI APk 2), Kak Devi (XII Akt 1), Kak Icha (XI MM 1) dan Kak Aini (XI Akt 1) yang paling bawel, ditemani seorang pembimbing yang sangat memotivasi yaitu Bapak Abi Suratno, S.Pd. Beliaulah yang selalu memberikan support kepada kami ketika berjuang di arena lomba serta selalu memberikan bimbingan dan arahan.

Sedikit pengalaman dari kami kepada adik-adik kelas yang nantinya akan menjadi generasi penerus 4 Pilar selanjutnya. Perlu diketahui bahwa teknis perlombaan dibagi menjaadi tiga sesi, sesi pertama adalah Babak Topik Kasus, sedangkan sesi kedua adalah Babak Benar-Salah dan sesi ketiga adalah Babak Satu Lawan Satu.

Untuk Babak Topik Kasus, kita akan dihadapkan kepada suatu permasalahan dan disuruh memilih amplop yang isinya Pro atau Kontra, kemudian kita akan disuruh berargumentasi dalam menyelesaikan kasus tersebut pastinya dengan undang-undang dan disertakan dengan alasan yang kuat. Selanjutnya pada Babak Benar Salah, yang paling kami suka yaitu masing-masing dari kami memegang bendera merah yang berarti benar dan bendera putih yang berarti salah. Kemudian, host akan membacakan sebuah pernyataan dan kami disuruh mengkoreksi apakah pernyataan tersebut benar atau salah.

Jadi pada sesi ini kekompakan sangat dibutuhkan. Yang terakhir adalah Babak Satu Lawan Satu, babak yang paling menegangkan. Pada babak ini, tiap-tiap grup mengirimkan satu perwakilan untuk diadu. Pastinya harus teliti dan dibutuhkan ketepatan dalam menjawab, karena jika salah, nilai akan dikurangi lima poin. Jadi harus benar-benar fokus pada apa yang disampaikan serta hati-hati dalam menjawabnya.

Pada lomba kemarin kami berhasil masuk final, dan diseleksi kembali ke jenjang SMA/SMK untuk mewakili Jawa Timur sebagai peserta 4 Pilar tingkat Nasional. Tapi sayangnya kami tidak lolos seleksi tersebut dan kami hanya bisa mencapai sepuluh besar saja pada tingkat SMK dan SMA se-Jawa Timur. Sedangkan yang berhasil lolos dan mewakili Jawa Timur ke ranah Nasional adalah SMAN 1 Mojokerto. Akan tetapi tidak mengapa, sebab kami sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mendapat yang terabaik.


Sedikit bocoran nih, menurut berita yang ada, akan diselenggarakan lagi LCC 4 Pilar pada tahun-tahun mendatang. Oleh sebab itu, kami ingin menurunkan ilmunya kepada adik-adik yang nantinya akan menjadi pengganti kami pada perlombaan berikutnya, agar persiapan menjadi lebih matang dan bisa lebih siap dalam menghadapi perlombaan. Harus ada generasi penerus dalam mengaharumkan nama sekolah tercinta, SMK Negeri 1 Kraksaan. Semoga hal ini dapat memotivasi para pembaca. Salam..[F.Kh]

Jokowi Mantu, Pesan Jokowi ??? Kahiyang Ayu dan Bobby saat Midodareni



Solo - Presiden Joko Widodo tak mau melewatkan malam midodareni Kahiyang Ayu tanpa memberikan wejangan untuk sang putri dan calon suaminya, Bobby Nasution. Ada empat pesan penting yang Jokowi berikan.

Setidaknya begitu yang aktris dan presenter senior Ayu Diah Pasha dengar saat menghadiri midodareni Kahiyang di kediaman Jokowi di Jalan Kutai Utara, Solo, Jawa Tengah, Selasa (7/11/2017) malam.

"Pertama sebagai suami-istri harus saling terbuka, jujur, apa adanya. Kedua, berbakti pada orangtua dan mertua. Lalu ketiga, mentaati norma-norma. Terakhir, bertakwa pada-Nya," ungkap wanita 53 tahun itu kepada Wolipop selepas acara.

Ayu Diah menggambarkan suasana midodareni Kahiyang dan Bobby sangat sederhana dan penuh keakraban. Tak hanya kerabat dekat kedua keluarga, midodareni juga dihadiri oleh para relawan Jokowi yang jumlahnya mencapai ribuan orang.

Anne Avantie yang saat itu berbalut kebaya merah dengan kain coklat pun mengaku kagum pada kesederhanaan keluarga Jokowi ini. Lewat akun Instagram, desainer kebaya Indonesia yang akrab dengan sapaan 'Bunda' ini menyampaikan kesannya.

Gaya berbusana keluarga Kahiyang dan Bobby saat siraman dan midodareni juga meninggalkan kesan tersendiri di benak Ayu Diah. 

"Seperti yang kita lihat, warna-warnanya terang. Tadi pagi (siraman) oranye, sekarang hijau. Seakan membawa banyak keceriaan dan semangat," ujar dia.

Malam itu, ia berkebaya hitam dengan bawahan batik solo halusan. "Kebetulan batik solo halusan adalah favorit saya. Untuk hitam, saya pilih karena menyesuaikan waktu acara. Lebih mudah juga padu padannya," ungkap Ayu Diah.

Ayu Diah bukan satu-satunya wajah ternama yang menghadiri prosesi jelang pernikahan Kahiyang dan Bobby, Rabu (8/11/2017). Desainer Anne Avantie menyambangi acara siraman.

"Hari ini berbahagia sekali bisa menghadiri Acara SIRAMAN putri Bapak Presiden Joko Widodo & Ibu Iriana di kediaman beliau yg sangat sederhana. - Saya tidak seperti melihat sebuah acara prosesi seorang Bp Presiden. Tapi lebih pada ... seorang AYAH & IBU seperti kebanyakan orang yg sedang mengadakan acara siraman," tulis dia.

Prosesi kirab akan mengawali prosesi pernikahan Kahiyang dan Bobby pagi ini. Pengantin akan diarak menuju Graha Saba Buana, lokasi ijab kabul. Acara berlanjut dengan ritual panggih dan resepsi pada siang hingga malam di tempat yang sama.

Tuesday, November 7, 2017

KEMAH KURIKULUM 2017

KEMAH KURIKULUM 2017


Salam sobat gema,

Tanggal 29- 30 Juli 2017 kemarin PRAMUKA SMKN 1 KRAKSAAN mengadakan kegiatan kemah kurikulum untuk kelas sepuluh (X). Seperti yang kita ketahui bahwa kurikulum pendidikan yang digunakan disekolah ini adalah K-13, walaupun ada satu angkatan yang masih menggunakan kurikulum 2006 /KTSP. Dalam K-13 tersebut mewajibkan peserta didik untuk ikut serta dalam organisasi pramuka. Pukul 13.00 WIB tanggal 29 Juli 2017 semua peserta check in di bagian sekretariat yang ada di gerbang sekolah. Setelah semua peserta check in kini saatnya apel pembukaan Kemah Kurikulum yang dibuka oleh Ibu Sri Sumartini, S.Pd selaku pembina gudep II setelah Bapak Sujari, S.Pd. Kemah Kurikulum telah resmi dibuka, setelah apel selesai semua peserta dikerahkan untuk mengkondisikan barang bekal mereka ke ruangan masing-masing. Sepuluh menit waktu yang diberikan panitia untuk mengkondisikan barang yang mereka bawa sebelum lomba dimulai.

Priiiiiittttt.. pluit telah berbunyi, yang menandakan bahwa waktu untuk berbenah telah habis. Nah, setelah itu acara lomba. Pada seri perlombaan kali ini ada 2 macam lomba, yaitu lomba memasak dengan berbahan utama ubi, selain itu ada pula lomba mading 2 dimensi. Masing-masing lomba terdapat 5 peserta dari setiap kelasnya. Dan bagi siswa yang tidak ikut serta dalam lomba, berkumpul di lapangan membentuk lingkaran per kelas.  Ketegangan dan keseruan bercampur aduk bagi mereka yang sedang berlomba. Lain dengan teman mereka yang tidak ikut serta dalam perlombaan, bukan ketegangan melainkan keseruan yang ada ditengah lapangan, mereka semua beradu yel-yel antar kelas. Tawa dan kekompakan menjadi satu di tempat tersebut.

Setelah waktu lomba berakhir saatnya juri melakukan penilaian. Kini saatnya ishoma untuk para peserta. Begitupun juga panitia, semua melaksanakan sholat dan makan secara bergantian, karena harus mengkondisikan lapangan serta jam kunjung untuk wali murid yang datang. Selepas Ishoma, setiap kelas menunjukkan aksi mereka di atas panggung. Pada pentas seni kali ini, setiap kelas menampilkan bermacam-macam bakat yang mereka miliki, ada yang menyanyi maupun menari.

Setelah semuanya berlalu, tiba pada puncak acara yang ditunggu-tunggu. ya.. upacara Api Unggun. Semua peserta dan panitia berkumpul di lapangan membentuk lingkaran besar mengelilingi tiap sudut lapangan sekolah kita ini, dengan tertatanya kayu bakar di tengah lapangan yang siap untuk dibakar. Upacara api unggun ini bertema kerajaan dimana setiap kejadian digambarkan dalam bentuk narasi. Bapak Abi Suratno, S.Pd sebagai pembina upacara yang akan melakukan prosesi pengukuhan Dewan Ambalan dan Pelantikan Tamu Ambalan, sekaligus selaku waka Kesiswaan, sebab pada saat itu kepala sekolah berhalangan hadir.

Upacara dimulai. dengan alunan musik ala kerajaan yang mengiringi jalannya upacara. Kini saatnya untuk prosesi pengukuhan dewan ambalan dan pelantikan tamu ambalan secara simbolis oleh Bapak Abi Suratno yang sebelumnya memimpin mengucapkan janji para pengurus dewan ambalan yang akan dikukuhkan dan calon anggota JT-PK yang akan dilantik. Setelah prosesi selesai, upacara kembali berlanjut. Sebelum pembakaran api unggun, terdapat pembacaan dasa dharma dalam bentuk narasi yang menggambarkan sosok dari beberapa sahabat Rasulullah SAW. Pembacaan dasa darma telah selesai. Api unggun pun telah dinyalakan. Upacara terus berlanjut hingga ditutup dengan do’a. Setelah upacara api unggun telah selesai dilaksanakan semua peserta diberi waktu sebelum jam malam diberlakukan. Lalu, ketika jam menunjukkan pukul 23:00 WIB semua peserta dilarang keluar ruangan karena sudah waktunya tidur. Mereka tidur di ruangan masing-masing dengan satuan terpisah.

Saat waktu menunjukkan pukul 04:00 WIB, pada tanggal 30 Juli 2017, semua peserta dan panitia bangun untuk persiapan sholat subuh berjamaah. Setelah itu, semua peserta bersiap-siap untuk senam pagi yang dipimpin oleh kakak-kakak panitia. Clean Up area dilakukan setelah senam pagi. Semua peserta dan panitia dibagi untuk membersihkan area yang ditempati.  Sabab telah terhanyut dalam kesibukan, tak terasa matahari sudah semakin panas. Upacara pun ditutup oleh Kak Ulum selaku pelatih pramuka di sekolah kita. Setelah upacara penutupan selesai dilaksanakan semua peserta pulang ke rumah masing-masing dengan raut wajah yang beragam. Tetapi sebelum pulang, ada sesi berjabat tangan antar peserta dan panitia agar lebih dekat serta akrab.

Acara kemah kurikulum ini berakhir kira-kira jam 08:00 pagi WIB dan Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar walau ada sedikit kendala, tetapi bisa diatasi berkat kerjasama yang baik antara peserta, panitia, maupun pendamping.

Sampai jumpa dikegiatan kita selanjutnya sobat gema. [dPus/Red]


Monday, November 6, 2017

Upah Minimum Kabupaten/Kota UMK 2018 Jawa Timur

Google GmailWhatsApLin

Upah Minimum Kabupaten/Kota UMK 2018 Jawa Timur


Jawa Timur – Apabila menggunakan formula yang sudah ditentukan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan (PP 78/2015), upah minimum tahun 2017 hanya naik 8,71 persen. Dengan kata lain, besarnya kenaikan upah 2018 masih jauh dari layak.
Itulah sebabnya, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menuntut agar upah minimum tahun 2018 naik sebesar Rp 650.000.
Berikut ini adalah nilai UMK se-Jawa Timur tahun 2018 jika menggunakan PP 78/2015. Redaksi koranperdjoeangan.com sengaja mempublikasikan ini, dengan harapan semua pihak menyadari, bahwa apabila kenaikan UMK didasarkan pada PP 78/2015 hanya akan menghasilkan upah murah.
1. Upah Minimum Kota Surabaya tahun 2017 naik sebesar Rp 3.296.212,50, naik Rp 287.100.11 menjadi Rp 3.583.312.61
2. Upah Minimum Kabupaten Gresik, sebesar Rp 3.293.505,25 naik sebesar Rp 286.864.31 menjadi Rp 3.580.369.56
3. Upah Minimum Kabupaten Sidoarjo, sebesar Rp 3.290.800,00 naik sebesar Rp 286.628.68 menjadi Rp 3.577.428.68
4. Upah Minimum Kabupaten Pasuruan, sebesar Rp.3.288.093,75 naik sebesar Rp 286.392.97 menjadi Rp 3.574.486.72
5. Upah Minimum Kabupaten Mojokerto, sebesar Rp.3.279.975,00 naik sebesar Rp 285.685.82 menjadi Rp 3.565.660.82
6. Upah Minimum Kabupaten Malang, sebesar Rp.2.368.510,00 naik sebesar Rp 206.297.22 menjadi Rp 2.574.807.22
7. Upah Minimum Kota Malang, sebesar Rp.2.272.167,50 naik sebesar Rp 197.905.79 menjadi Rp 2.470.073.29
8. Upah Minimum Kota Batu, sebesar Rp.2.193.167,50 naik sebesar Rp 191.024.89 menjadi Rp 2.384.192.39
9. Upah Minimum Kabupaten Jombang, sebesar Rp.2.082.730,00 naik sebesar Rp 181.405.78 menjadi Rp 2.264.135.78
10. Upah Minimum Kabupaten Tuban, sebesar Rp.1.901.952,50 naik sebesar Rp165.660.06 menjadi Rp 2.067.612.56
11. Upah Minimum Kabupaten Pasuruan, sebesar Rp.1.901.952,50 naik sebesar Rp165.660.06 menjadi Rp 2.067.612.56
12. Upah Minimum Kabupaten Probolinggo, sebesar Rp.1.879.220,00 naik sebesar Rp 163.680.06 menjadi Rp 2.042.900.06
13. Upah Minimum Kabupaten Jember, sebesar Rp.1.763.392,50 naik sebesar Rp 153.591.49 menjadi Rp 1.916.983.99
14. Upah Minimum Kota Mojokerto, sebesar Rp.1.735.247,50 naik sebesar Rp 151.140.06 menjadi Rp 1.886.387.56
15. Upah Minimum Kota Probolinggo, sebesar Rp.1.735.247,50 naik sebesar Rp 151.140.06 menjadi Rp 1.886.387.56
16. Upah Minimum Kabupaten Banyuwangi, sebesar Rp.1.730.917,50 naik sebesar Rp 150.762.91 menjadi Rp 1.881.680.41
17. Upah Minimum Kabupaten Lamongan, sebesar Rp.1.702.772,50 naik sebesar Rp 148.311.48 menjadi Rp 1.851.083.98
18. Upah Minimum Kota Kediri, sebesar Rp.1.617.255,00 naik sebesar Rp 140.862.91 menjadi Rp 1.758.117.91
19. Upah Minimum Kabupaten Bojonegoro, sebesar Rp.1.582.615,00 naik sebesar Rp 137.845.77 menjadi Rp 1.720.460.77
20. Upah Minimum Kabupaten Kediri, sebesar Rp.1.576.120,00 naik sebesar Rp 137.280.05 menjadi Rp 1.713.400.05
21. Upah Minimum Kabupaten Lumajang, sebesar Rp.1.555.552,00 naik sebesar Rp 135.488.58 menjadi Rp 1.691.040.58
22. Upah Minimum Kabupaten Tulungagung, sebesar Rp.1.537.150,00 naik sebesar Rp 133.885.77 menjadi Rp 1.671.035.77
23. Upah Minimum Kabupaten Bondowoso, sebesar Rp.1.533.902,50 naik sebesar Rp 133.602.05 menjadi Rp 1.667.505.41
24. Upah Minimum Kabupaten Bangkalan, sebesar Rp.1.530.655,00 naik sebesar Rp 133.037.19 menjadi Rp 1.663.975.05
25. Upah Minimum Kabupaten Nganjuk, sebesar Rp.1.527.407,50 naik sebesar Rp 133.037.19 menjadi Rp 1.660.444.69
26. Upah Minimum Kota Blitar, sebesar Rp.1.520.912,50 naik sebesar Rp 132.471.48 menjadi Rp 1.653.383.98
27. Upah Minimum Kabupaten Sumenep, sebesar Rp.1.513.335,00 naik sebesar Rp 131.811.48 menjadi Rp 1.645.146.48
28. Upah Minimum Kota Madiun, sebesar Rp.1.509.005,00 naik sebesar Rp 131.434.34 menjadi Rp 1.640.439.34
29. Upah Minimum Kabupaten Blitar, sebesar Rp.1.509.005,00 naik sebesar Rp 131.434.34 menjadi Rp 1.640.439.34
30. Upah Minimum Kabupaten Sampang, sebesar Rp.1.501.427,50 naik sebesar Rp 130.774.34 menjadi Rp 1.632.201.84
31. Upah Minimum Kabupaten Situbondo, sebesar Rp.1.487.355,00 naik sebesar Rp 129.548.62 menjadi Rp 1.616.903.62
32. Upah Minimum Kabupaten Pamekasan, sebesar Rp.1.461.375,00 naik sebesar Rp 127.285.76 menjadi Rp 1.588.660.76
33. Upah Minimum Kabupaten Madiun, sebesar Rp.1.450.550,00 naik sebesar Rp 126.342.91 menjadi Rp 1.576.892.91
34. Upah Minimum Kabupaten Ngawi, sebesar Rp.1.444.055,00 naik sebesar Rp 125.777.19 menjadi Rp 1.569.832.19
35. Upah Minimum Kabupaten Ponorogo, sebesar Rp.1.388.847,50 naik sebesar Rp 120.968.62 menjadi Rp 1.509.816.12
36. Upah Minimum Kabupaten Pacitan, sebesar Rp.1.388.847,50 naik sebesar Rp 120.968.62 menjadi Rp 1.509.816.12
37. Upah Minimum Kabupaten Trenggalek, sebesar Rp.1.388.847,50 naik sebesar Rp 120.968.62 menjadi Rp 1.509.816.12
38. Upah Minimum Kabupaten Magetan, sebesar Rp.1.388.847,50 naik sebesar Rp 120.968.62 menjadi Rp 1.509.816.12.

Tak Kenal Maka Tak Sayang (Laporan Prakerin dari PT. Kutai Timber Indonesia, Probolinggo, 2017)

Tak Kenal Maka Tak Sayang
(Laporan Prakerin dari PT. Kutai Timber Indonesia, Probolinggo, 2017)


Salam sobat gema.. baru saja kita menerima rapor kenaikan kelas, bagi kelas sepuluh pastinya naik ke kelas sebelas dong, dan yang sebelas  naik ke kelas dua belas. Tapi, bagi yang kelas sebelas ada salah satu proses belajar di luar sekolah yang wajib dilaksanakan, apalagi kalau bukan Prakerin (Praktik Kerja Industri), yang sekarang disebut sebagai PKL (Praktik Kerja Lapangan).

Selama prakerin tiga bulan, terdapat banyak sekali pengalaman yang dapat dipetik, mulai dari pengalaman manis, pahit sampai “asem” sekalipun. Kebetulan saya ditempatkan di PT. Kutai Timber Indonesia (KTI), tau nggak tempatnya di mana? Itu, yang dekat dengan pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo.

Sebenernya, ada lima siswa dari SMKN 1 Kraksaan, hanya saja penempatan kerja dan waktu praktikum yang berbeda. Terdapat tiga siswa pada gelombang pertama dan dua siswa pada gelombang kedua yaitu saya dan seorang kawan saya. Karena faktor jarak yang jauh ditempuh, jadi kami putuskan untuk Indekos.

Berat memang sihh, jauh dari keluarga, sanak saudara dan kerabat, akan tetapi itu semua kami lakukan demi memperoleh ilmu dari DU/DI (Dunia Usaha/Dunia Industri). Pelajaran pertama yaitu “diperlukannya kesabaran dalam menuntut ilmu”. Nah, pada saat awal kami masuk, hari Senin tanggal 3 Mei, saya dan teman berangkat dari tempat kos menuju lokasi praktik. Dan  ternyata, banyak juga yang prakerin bareng kami, ada yang dari SMKN 2 Kota Probolinggo, ada juga yang dari SMKN 1 Sumber Asih, kami semua saling berbagi ilmu dan pastinya saling berkenalan dulu sebelumnya.

Hingga akhirnya, ada seseorang masuk ke dalam ruangan, tiba-tiba suasana yang semula ramai dengan pembicaraan kami pun menjadi hening sesaat, saya berfikir dalam hati “ada apa yaa? Kok suasana mendadak mencekam begini?”, dan ternyata yang tadi masuk itu adalah pembimbing kami dari DU/DI di bidang Network sob, langsung saja saya dan kawan – kawan bersalaman serta mencium tangan beliau. Akhirnya, kami pun perkenalan satu persatu di depan pembimbing.

Tapi, ada pengalaman menegangkan juga, saat pertama masuk prakerin, pada waktu itu saya ditugaskan untuk mengganti kabel printer. Karena lelet, saya pun dimarahi oleh beliau sambil berkata,“kalau kerja disini tuhh yang cepet, jangan lelet! Karena printer ini banyak yang nungguin”. Waduh, agak takut sihh.. tapi ada benernya juga, coba bayangkan saja kalau seorang teknisi kerjanya lambat pasti konsumen akan kecewa.

Pelajaran pertama yang saya dapatkan adalah ”apa-apa itu harus maksimal dan kalau bisa cepat tapi tepat dan selamat”. Sebab kalau lamban, pasti kita akan tertinggal jauh di belakang. Semenjak saya diberi teguran kasar oleh pembimbing, entah mengapa setiap saya bertemu beliau rasanya badan ini selalu gemetar, gugup, bahkan salting. Mungkin karena terbayang pada saat beliau marah.

Pelajaran kedua adalah “kesan pertama akan selalu diingat”. Mungkin karena dulu kesan pertama di DU/DI langsung mendapat omelan, jadi saya membayangkan bahwa akan seperti itu seterusnya, tapi ternyata tidak. Semuanya di luar dugaan, Dia-lah yang mengatur. Malah saya bisa mendapat manfaat yang cukup penting yaitu pelatihan mental dalam diri. Yang semula gampang sakit hati, sekarang bisa menjadi kebal dan tahan banting walaupun masalah datang.

Sedikit informasi bagi seluruh kompetensi keahlian di SMKN 1 Kraksaan bahwa PT. Kutai Timber Indonesia tidak hanya menerima siswa/i dari TKJ saja, bahkan dari kompetensi keahlian lain pun bisa ditempatkan disana, termasuk Bismen (Bisnis Manajemen). Bagi Administrasi Perkantoran akan ditempatkan di bagian Personalia, Akuntansi di bagian Akuntan dan Pemasaran di bagian Marketing.

Untuk Multuimedia dan Rekayasa Perangkat Lunak pun juga sama. Tetapi, kebanyakan siswa tidak mau prakerin disana karena alasan tempatnya yang terlalu jauh. Tak usah khawatir, disekitar lokasi banyak yang menawarkan tempat kos-kosan, jadi yang pengen Indekos sudah ada tempatnya. Mungkin, yang mau naik angkutan umum juga bisa, nanti turun di Pabrik Gula Wonolangan, dari situ banyak karyawan PT. KTI yang menunggu bis, nanti sobat bisa naik bis bersama mereka.

Atau yang mau mau  juga naik motor juga bisa, lebih mudah dan irit uang saku. Bagi yang rumahnya jauh saya sarankan Indekos saja demi keselamatan. Yang penting yakni harus bisa menjaga diri dan almamater sekolah. Jangan sampai mencemarkan nama baik sekolah apalagi orang tua. Sebab tugas kalian saat itu tidak lain adalah mencari ilmu di dunia kerja. Serta jangan lupa untuk selalu beribadah kepada Tuhan walaupun kita disibukkan oleh urusan dunia.

Begitulah pengalaman Prakerin saya. Seru tidak? Monggo adik kelas yang mau menerusakan pengalaman di PT. KTI, tidak perlu takut sebab alasan jarak yang terlalu jauh, sedikit belajar merantau agar punya pengalaman menjadi anak perantauan walaupun hanya di Kota Probolinggo. Yang penting kita mendapat ilmu dan kompeten dalam bidang kita masing-masing. Salam [F.Kh]


Mengenal Lebih Dekat Adiwiyata




Assalamualikum Wr Wb Sobat Gema.
Lama tidak berjumpa, dan lama juga tidak membaca? Liburan panjang kali ini apa sudah diisi dengan kegiatan bermanfaat atau malah sebaliknya? Pasti merasa bosan bukan? Dan butuh hal yang menarik untuk ditonton?

Nah kebetulan, topik untuk kali ini yaitu sesuatu yang berhubungan dengan lingkungan sekitar serta akan menghilangkan rasa kebosanan kita.
ADIWIYATA?

Mungkin dalam pikiran sobat Gema sekalian Adiwiyata hanya sebuah kata tanpa makna, atau bahkan suatu organisasi yang biasa-biasa saja. Tapi perlu kalian tau, Adiwiyata lebih dari itu. Ingin tau sejelas-jelasnya? Mari kita kupas setuntas-tuntasnya!

Seperti yang kita tau, Adiwiyata adalah suatu organisasi yang berhubungan dengan lingkungan sekitar, seperti halnya mengolah sampah menjadi produk yang lebih bermanfaat, penanaman hutan atau tumbuhan di sekolah, atau bahkan hal-hal yang bermanfaat lainnya.

Organisasi ini bukan hanya sekedar organisasi lho. Banyak prestasi yang diraih oleh organisasi ini, salah satunya, Adiwiyata di sekolah kita telah mencapai Adiwiyata Nasional, hebat bukan?. Semua itu juga berkat dari kakak-kakak senior beberapa tahun silam. Pembina dan Bapak Ibu guru juga ikut serta dalam hal tersebut.

Organisasi yang diketuai oleh Aisyatus Soimah ini, bukan hanya membuat kagum para guru dan warga sekolah. Tetapi juga mempunyai kreatifitas yang dapat mendatangkan keuntungan sendiri. 

Salah satunya pembuatan bunga buket. Pembuatan bunga buket ini awalnya hanya sebagai pembelajaran bagi anggota Adiwiyata. Tetapi karena usul dari salah satu guru pembimbing Adiwiyata, bahwa buket yang dihasilkan bisa mendapatkan keuntungan. Maka anggota Adiwiyata sepakat untuk menjualnya dan menerima pesanan. 

Pada awalnya, pesanan datang dari dalam sekolah dan juga warga SMKN 1 Kraksaan saja. Akan tetapi, karena buket bunga sudah dikenal oleh banyak orang, jadi banyak pula orang yang membeli dan memesan dari luar sekolah. Alhamdulillah, berkat kerja keras dan keuletan anggota Adiwiyata semuanya menjadi berkah.

Hasil produk ini juga bisa dipelajari oleh sobat Gema juga lho, hitung-hitung untuk mengisi kekosongan dan kebosanan. Bahan dan langkah-langkahnya akan kami informasikan dibawah ini. Simak baik-baik, jangan sampai ada yang terlewatkan. Oke?

Pertama hal yang barus disiapkan adalah sebagai berikut :

§  Alat
·         Gunting
·         Lem Tembak
§  Bahan
·         Kain tas
·         Lem karet
·         Lidi / Kawat

Kedua, potong kain tas sebagai berikut :
Ket :        Kain tas pink untuk kelopak bunga
                Kain tas hijau untuk daun
                Kain tas coklat untuk batang

Ketiga,setelah kain tas berwarna coklat dipotong lalu lilitkan ke lidi/ kawat

Keempat, susun kelopak bunga seperti berikut dengan menggunakan lem. Susun dengan aturan zigzag sehingga terlihat rapi. Maka hasilnya seperti berikut.

Kelima, masukkan daun pada tangkai dan lem secara rapi dan terlihat seperti daun.

Setelah semuanya selesai dan menyerupai bunga, barulah bungkus dengan menggunakan plastic kaca seperti berikut.

Jika sobat sekalian ingin merangkainya menjadi buket, maka kita tidak usah menggunakan plastik kaca. Pertama potong kain tas menjadi persegi,

dan letakkan bunga diatas kain lalu ikat

Setelah semuanya selesai, beri hiasan sesuai yang sobat inginkan. Maka hasilnya seperti berikut.

Gampang bukan sobat? Kalian bisa mencoba untuk mengisi waktu luang. Jika kurang mengerti dengan langkah-langkah diatas, bisa langsung bertanya ke salah satu anggota Adiwiyata atau bisa bergabung bersama kami di Tim LSB (Laskar Sobat Bumi). Yakinlah hasil keringatmu adalah salah satu kepuasanmu.

 SEMOGA BERMANFAAT !!
(by:DwL)




Wednesday, November 1, 2017

Jadwal Keberangkatan Presiden Jokowi Ke Probolinggo

Selamat siang Komandan, mohon ijin melaporkan Rencana awal Kunker Presiden RI dan Ibu Iriana Joko Widodo ke Surabaya dan Probolinggo Jatim sbb :

A. Hari Rabu 01 November 2017

1. Pukul 16.00 WIB Presiden RI dan Ibu Iriana Joko Widodo beserta rombongan take off dari Pangkalan Udara TNI AU Halim PK Jakarta menggunakan Pesawat Khusus Kepresidenan BBJ A 001 menuju Bandara Internasional Juanda Surabaya, Provinsi Jawa Timur.

2. Pukul 17.20 WIB Tiba di Bandara Internasional Juanda Surabaya disambut Gubernur Jatim dan Anggota Forkopimda Prov. Jatim, selanjutnya menuju ruang tunggu utama istirahat sejenak.

3. Pukul 17.30 WIB Presiden RI dan Ibu Iriana Joko Widodo beserta rombongan menuju hotel X selanjutnya bermalam di Surabaya.
(Utk hotel masih dirahasiakan)
Acara intern.

A. Hari Kamis 02 November 2017

1. Pukul 08.00 WIB Presiden RI dan Ibu Iriana Joko Widodo beserta rombongan menuju Bandara Juanda VIP Pemda T1.

2. Pukul 08.30 WIB Presiden RI dan Ibu Iriana Joko Widodo beserta rombongan take off menggunakan Helikopter TNI AU menuju lapangan Condong Probolinggo. (cadangan lapangan merdeka dan lapangan maron)

3. Pukul 09.10 WIB Presiden RI dan Ibu Iriana Joko Widodo beserta rombongan tiba di Probolinggo disambut Bupati Probolinggo dan Anggota Forkopimda Kab. Probolinggo, selanjutnya berkendaraan mobil menuju tempat acara di Desa Brawiwetan.

4. Pukul 09.25 WIB tiba ditempat acara

5. Pukul 11.00 WIB Presiden RI dan Ibu Iriana Joko Widodo beserta rombongan bergerak menuju Lapangan Condong.

6. Pukul 11.20 WIB Presiden RI dan Ibu Iriana Joko Widodo beserta rombongan tiba di Lapangan Condong.

7. Pukul 11.25 WIB Presiden RI dan Ibu Iriana Joko Widodo beserta rombongan take off menuju Bandara Juanda menggunakan Helikopter TNI AU.

8. Pukul 12.00 WIB Tiba di Bandara Internasional Juanda, Surabaya. Ishoma

9. Pukul 12.30 WIB Presiden RI dan Ibu Iriana Joko Widodo beserta rombongan take off  menuju Jakarta dengan Pesawat Khusus BBJ A 001 dilepas oleh Gubernur Jatim dan Anggota Forpimda Prov. Jatim.

Demikian sbg laporan, terima kasih.