Wednesday, March 14, 2018

Destinasi Wisata Pulau Morotai Spot Wisata Kepulauan Halmahera

Destinasi Wisata Pulau Morotai Spot Wisata Kepulauan Halmahera





Sejuta keindahan alam dapat anda rasakan ketika berkunjung ke pulau morotai kepulauan halmahera baik yang ada di dasar laut dan di dalamnya akan memberikan beribu pesona keindahan yang sangat fantastic dan very very amazing.

Pulau Morotai terletak di Kepulauan Halmahera, yang masuk dalam Provinsi Maluku Utara, Indonesia Timur. Morotai adalah salah satu pulau terluar di Indonesia. Luasnya hanya 1.800 kilometer persegi, namun seperti banyak orang bilang, Morotai adalah 'kecil-kecil cabe rawit'. Keindahannya menggigit.

Pulau morotai terkenal dengan wisata baharinya, alam dan sejarah yang berada di pulau ini. Hal tersebutlah yang menarik minat turis mancanegara untuk berwisata di tempat ini. Walaupun pulau morotai tidak seterkenal pulau Lombok, Bali, Wakatobi, dan Derawan namun pulau Morotai sebagai sala satu pulau terluar Indonesia memiliki daya tarik tersendiri untuk menarik minat wisatawan lokal maupun mancanegara. Keindahan dan keunikan biota lautnya yang menjadi daya tarik dari pulau ini. Selain itu, sejarah morotai juga menjadi pemikat turis lokal dan mancanegara untuk berkunjung pasalnya Morotai dijadikan sebagai tempat pertahanan oleh Jepang selama Perang Dunia II yang terjadi. Untuk informasi mengenai tempat wisata Morotai selengkapnya akan dibahas didalam artikel ini.

Sejarah Pulau Morotai sebagai Tempat Wisata Morotai

Pulau Morotai memiliki letak yang strategis yakni berbatasan dengan samudera Pasifik dan Filipina. Letaknya yang strategis menjadikan pulau Morotai dijadikan sebagai basis pertahanan yang dipilih oleh pihak militer Jepanng untuk menguasai Indonesia, Malaysia dan Filipina.

Pada saat perang Dunia II, pulau Morotai dijadikan sebagai basis pertahanan oleh Jepang saat diserang oleh sekutu Amerika Serikat, Australia, UK dan Belanda. Hal ini dibuktikan dengan adanya artefak yang tersisa seperti bangkai kapal perang, landas pacu, kendaraan amfibi, meriam artileri, serta bunker yang digunakan pada saat perang yang dapat ditemukan di Pulau Morotai. Sejarah dan adanya artefak inilah yang bisa menarik perhatian wisatawan untuk berkunjung ke Pulau Morotai ini.

Sebagai pulau yang berbatasan dengan Samudera Pasifik dan Filipina, Morotai dulu digunakan sebagai basis pertahanan Jepang selama Perang Dunia II. Setelah itu, pulau ini diambil alih oleh Sekutu dan digunakan sebagai landasan pesawat untuk menyerang wilayah Filipina dan Borneo Timur. Tapi, jauh sebelum itu yaitu pada abad ke-15 dan 16, Morotai berada di bawah Kesultanan Ternate.

Oleh karena itu, pulau ini menyimpan banyak guratan sejarah. Ada banyak peninggalan perang seperti gua persembunyian, landasan pesawat, juga kendaraan lapis baja yang masih utuh walaupun berkarat. Salah satu gua yang terkenal bernama Nakamura, yang jadi tempat persembunyian para tentara Jepang setelah Pulau Morotai diambil alih oleh Sekutu. 'Nakamura' berasal dari nama tentara Jepang itu sendiri, yang konon bersembunyi di sana 30 tahun lamanya!

Salah satu peninggalan bangsa Jepang yang paling terkenal adalah bangkai pesawat Bristol Beuford yang tenggelam di kedalaman 40 meter, di lautan sebelah selatan Morotai. Keberadaan bangkai pesawat ini menjadi pengantar bagi wisata bahari di Morotai. Hanya itu? Tentu saja tidak!

Banyak orang bilang, Morotai adalah 'Surga di Timur Indonesia'. Hal ini mengacu pada kekayaan bawah lautnya, dengan lebih dari 25 titik penyelaman yang menyuguhkan keindahan tiada tara. Ada Tanjung Wayabula, Dodola Point, Batu Layar Point, Tanjung Sabatai Point, hingga Saminyamau. Semuanya luar biasa indah, dengan perairan jernih berwarna biru tua. Biota lautnya tak terhingga, hidup di antara terumbu karang yang terawat dan bekas-bekas reruntuhan kapal.

Keindahan alam Pulau Morotai tak hanya tercermin lewat bawah lautnya saja, tapi juga di daratannya. Hamparan pasir putih yang luas siap memanjakan mata siapa pun yang menginjakkan kaki di atasnya. Panorama matahari terbit dan tenggelam menjadi salah satu momen paling dinanti oleh wisatawan, yang rupanya masih jarang datang ke sana.

Cara paling efisien untuk menuju ke Morotai adalah dengan penerbangan perintis dari Ternate ke Galela, lalu lanjut ke Morotai. Dijamin, ketika melihat langsung keindahan Morotai, Anda tak akan bertanya lagi kenapa pulau ini yang jadi tempat berlangsungnya sebuah ajang internasional. Asal ingat satu hal, jangan malah dirusak ya!
Objek atau Tempat Wisata Pulau Morotai

Bagi anda yang sedang berada di Maluku Utara rasanya tidak afdol jika anda meninggalkan pulau ini tanpa mengunjungi beberapa tempat wisata pulau Morotai yang wajib anda kunjungi seperti yang akan dijelaskan dibawah ini.

Pulau Ngelengele

Tempat wisata Pulau Morotai yang wajib anda kunjungi selanjutnya adalah Pulau Ngelengele yang merupakan suatu pulau menarik lainnya. Hal-hal menarik yang dapat anda temukan disini adalah:

Kehidupan Nelayan Pembudidaya Ikan dan Mutiara

Jika anda mengunjungi tempat ini anda akan melihat baris tong yang terikat kuat dan terapung di bibir pantai sebagai tempat untuk membudidayakn ikan kerapu. Bagi anda yang tertarik untuk mengetahui cara budidaya ikan kerapu anda dapat mengunjungi tempat ini.

Selain itu, anda juga dapat menemukan tempat nelayan membudidayakan tiram mutiara yang sudah di ekspor ke berbagai negara. Mutiara pulau Ngelengele dijadikan sebagai berbagai macam aksesoris yang terlihat unik dan mewah seperti gelang, kalung, dan cincin. Anda dapat membeli dan membawanya pulang sebagai oleh-oleh bagi rekan-rekan anda.

Pulau Sumsum

Objek wisata Pulau Morotai yang kami rekomendasikan yang pertama adalah Pulau Sumsum. Pulau ini memiliki sejarah yang memiliki nilai yang sangat tinggi pada saat terjadinya perang Dunia II. Pasalnya pulau yang biasa disebut dengan pulau Zum-zum ini merupakan pulau yang dijadikan sebagai arkas sekaligus tempat peristirahatan Jendral Douglas Mac. Arthur sebagai permimpin dari pasukan sekutu untuk kawasan Asia Pasifik sehingga Pulau ini dikenal dengan sebutan Zum-zum Mc. Arthur Island.

Nama tersebut digunakan sebagai patung nama dan patung Mac. Arhur yang sangat besar yang berada dipantai yang cocok dijadikan tempat narsis untuk berfoto-foto. Keindahan yang disuguhkan oleh pulau Zum-zum yakni pulau ini dipenuhi dengan pasir yang putih dan berkerikil dengan air laut sejernih kristal. Berikut beberapa hal yang dapat anda temukan di Pulau Sum-sum:
Puing-puing rumah bekas tempat tinggal Mac. Arthur
Gua pusat komanda dan tempat pendaratan tank amfibi.
Bekas halipad yang berada dibibir pantai.
Monumen Mac. Arthur.

Pulau ini snagat dekat dengan Daruba sebagai Ibukota Pulau Morotai, jaraknya sekitar 8 km. Anda dapat mengunjungi pulau ini dengan menggunakan speed boat sekitar 20 menit.

Pantai yang Indah

Pulau Ngelengele juga memilki pantai dengan hamparan pasir putih yang halus nan indah yang cocok untuk dijadikan sebagai spot foto bagi anda yang sedang menjelajahi keindahan pulau ini.

Anda dapat mengunjungi pulau Ngelengele dengan menggunakan speed boat dari Daruba ke pulau ini dengan menempuh perjalanan selama kurang lebih 45 menit untuk mengunjungi pulau Ngelengele besar dan 30 menit ke pulau Ngelengele kecil.

Cemilan Favorit

Selain aksesoris yang cantik, anda juga dapat membawa buah tangan berupa cemilan favorit yang berasal dari buah amo/sukun yang dikelola menjadi berbagai macam kudapan. Amo dapat dijadikan sebagai keripik dengan baluran gula yang lecat atau diolah menjadi sayur berkuah santan.

Pulau Dodola

Pulau Dodola memiliki keindahan laut yang sangat mempesona, tak heran pemerintah daerah setempat menyebutnya sebagai mutiara di bibir pasifik. Keunikan yang ada dipulau ini adalah pulau dodola besar dan pulau dodola kecil dipisahkan oleh laut saat laut sedang surut dan akan menjadi satu saat air laut pasang.

Anda akan terpesona dengan keindahan hamparan pasir yang putih, desiran ombak kecil, langit yang berwarna biru, dan air laut yang bagaikan kristal yang membuat pulau ini menjadi semakin romantis jika anda membawa pasangan atau keluarga ke pulau ini.

Selain itu anda juga dapat menikmati indahnya biota yang ada didalam laut dengan snorkling, berenang ataupun memancing. Anda dapat melakukan akses ke pulau ini dengan cukup mudah dengan menyewa speedboat sekitar 30 menit dari kota Daruba.

Air Terjun Leo-leo

Tidak hanya keindahan laut dan pantainya saja yang bagus dan menarik, tempat wisata Pulau Morotai juga memilki keindahan alam yang sangat menakjubkan yaitu air terjun yang berada di Desa Leo-leo, Pulau Bau.


Anda dapat mengunjungi air terjun ini dengan tracking sekitar 40 menit dari desa Leo-leo. Saat berada ditengah perjalanan anda akan melawati 3 sungai kecil yang indah. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 10 meter. Untuk mengakses desa Leo-leo anda dapat menggunakan speedboat dari kota Dorubo dengan menempuh perjalanan sekitar 2 jam.

Berselancar di Tanjung Sopi

Tanjung sopi merupakan tempat wisata Morotai terbaik yang dapat anda kunjungi untuk melakukan surfing. Tanjung sopi memiliki ombak yang sangat cocok bagi para peselancar. Anda dapat menemukan marcusuar untuk melihat keindahan pulai Morotai yang luar biasa yang hanya akan anda dapatkan di Tanjung Sopi ini.

Museum Trikota & Perang Dunia II

Saat berada di kota Doruba, Pulau Morotai tidak lengkap rasanya jika anda belum berkunjung ke tempat yang memiliki banyak sejarah yakni museum trikota dan museum perang dunia II. Museum ini juga banyak dikunjungi oleh para turis yang berasal dari Amerika dan Australia yang penasaran dengan sejarah para leluhurnya.


Anda dapat menemukan beberapa peninggalan bersejarah yang ada di kedua museum ini. Selain peninggalan sejarah dari Perang Dunia II, anda juga dapat menemukan beberapa peniggalan bersejerah lainnya untuk mengenang pasukan Trikora dalam operasi pembebasan Irian Jaya (Papua).


Itulah beberapa tempat wisata yang dapat di kunjungi jika pergi ke pulai ini, sejuta keindahan dan beribu pesona akan membuat liburan anda sangat menyenangkan.

Tuesday, March 6, 2018

Pulau Bokori Spot Wisata Honey Moon di Sulawesi Tenggara (Sultra)

Pulau Bokori Spot Wisata Honey Moon di Sulawesi Tenggara (Sultra)


Pulau Bokori terletak di Sulawesi Tenggara (Sultra) merupakan pulau yang masih alami, bersih, jernih dan air laut yang kebiruan karena terletak di tengah laut, Sultra menyimpan begitu banyak wisata alam yang tidak kalah dibandingkan dengan  daerah lainnya di Nusantara Indonesia. Khusus wisata bahari, Sulawesi tenggara juga menjadi salah satu surga dunia yang menyimpan begitu banyak spot-spot  menarik. Salah satunya adalah Pulau Bokori.

Pulau ini terletak di tengah lautan yang sangat luas. Karena dikelilingi oleh lautan, berlibur atau berwisata di sini akan memberikan ketenangan  tersendiri, sebab jauh dari kebisingan dan hiruk pikuk. Sesekali  hanya suara riak-riak ombak kecil dan deru mesin kapal nelayan  yang terdengar dari kejauhan seolah menjadi alunan musik alam yang menentramkan.
Secara administratif, Pulau Bokori berada di wilayah Kabupaten Konawe. Pulau ini berhadapan langsung dengan perkampungan Suku Bajo yang mendiami wilayah itu. Pulau Bokori merupakan pulau kecil di depan tanjung Soropia Kecamatan Soropia, Sulawesi Tenggara. Pulau yang dulunya di diami oleh orang-orang suku bajo ini, kini kembali menjadi pusat perhatian, diumpamakan gadis cantik, ini merupakan gadis desa yang kembali di poles agar cantik yang sesungguhnya benar-benar terlihat.
Ketenangan dan kejauhan dari hiruk pikuk kehidupan menjadikan pulau bokori  ini impian bagi para pengantin baru. Pasalnya penganti baru biasanya mencari tempat yang tenang namun indah dan susah dilupakan karena keindahan dan keunikan dari suatu tempat tersebut.
Ada dua cara yang bisa ditempuh untuk sampai ke Pulau Bokori. Pertama, menggunakan transportasi laut dari Pelabuhan Kendari langsung ke pulau ini. Kedua menggunakan transportasi darat dari  Kendari menuju perkampungan Suku Bajo. Dari pusat kota hanya butuh waktu sekitar 30 menit untuk sampai di perkampungan Suku Bajo. Di sini banyak penduduk setempat yang menyediakan jasa antar ke Pulau Bokori. Tarifnya pun terbilang murah meriah. Cukup dengan merogoh kocek Rp 30.000 per orang, Anda sudah mendapatkan layanan antar jemput.
Untuk menapai tempat ini kita bisa start dari kendari dan bisa dilanjutkan dengan perjalanan sepeda motor sampe perkampungan suku bajo kecamatan soropia, lalu bisa dilanjutkan dengan  menyebrang ke pulau bokori.Penyebrangan ke pulau bokori ini dapat di ambil dari desa mekar, desa bajo atau pun desa bokori, dan tak perlu khawatir bakal kehabisan kapal karena memang banyak nelayan yang siap mengantar kamu ke Pulau ini.
Sebelum kita ke pulau bokori kita bisa mampir dulu ke panorama yang tak kalah indahnya yaitu puncak ilalang. Dari puncak ini kamu bisa menyaksikan sebuah pemandangan yang indah, melihat dari kejauhan pulau bokori serta pemandangan desa bajo (masyarakat yang hidupnya lebih senang berdiam di atas air). Ke depan kemungkinan tempat ini bakal ramai di kunjungi orang, dan kita nggak tau beberapa tahun ke depan lagi bakal ada resortvilla atau hotel yang akan di bangun di sini mengingat pemandangan dari puncak nya memang sangat memanjakan mata, dan satu lagi menurut saya tempat ini bisa di jadikan sebagai tempat foto pre-wedding menarik loh.
Pemandangan rumah-rumah terapung suku bajo, bentuknya unik, dan berbeda dengan rumah pada umumnya, jika kebanyakan orang suka membuat rumah di darat lain hal nya dengan orang bajo, kedekatan mereka dengan laut membuat kehidupan mereka tidak bisa dipisahkan dengan laut seperti sebuah negeri diatas air.
Salah satu daya tarik Pulau Bokori adalah pasirnya yang putih. Airnyapun sangat jernih dan tidak mudah keruh. Birunya laut lepas yang terpampang jelas di depan mata menjadi pemandangan tersendiri yang sayang untuk dilewatkan. Apalagi jika laut dalam kondisi tenang. Dengan gulungan ombak yang tidak terlalu tinggi, Pulau Bokori menjadi tempat ideal untuk berenang dengan bebas dan sepuas hati.
Namun, jika ingin berenang lebih jauh ke tengah laut sebaiknya berhati-hati agar tidak menginjak bulu babi.Jika Anda memiliki hobi memancing, tidak ada salahnya menyewa perahu nelayan dan memancing di sekitar pulau. Atau hanya sekedar mendayung sambil mengitari pulau.

Meski ditumbuhi pohon kelapa yang berjejer rapi, udara di Pulau Bokori pada siang hari sangat panas. Hal ini dikarenakan kurangnya pohon pelindung. Walau begitu, hal ini tidak akan mengurangi keeksotisan pemandangan di pulau tersebut. Angin sepoi-sepoi akan senantiasa menyapa wajah dan tubuh Anda. Bagi Anda penyuka selfie, jangan lewatkan berpose dengan latar Pulau Bokori ataupun laut lepas yang membiru.
Dahulu pulau bokori ini hampir hilang. Pulau Bokori dulunya adalah perkampungan bagi Suku Bajo. Seiring bertambahnya penduduk di sana, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara pada pertengahan tahun 80-an di bawah pemerintahan Gubernur Alala mulai memindahkan penduduk pulau tersebut ke daratan.
Kini penduduk “bekas” Pulau Bokori telah berkembang dan mendiami lima desa yang masuk dalam wilayah Kecamatan Soropia yaitu Desa Leppe, Desa Bajo Indah, Desa Mekar, Desa Bajoe dan Desa Bokori.
Pemindahan tersebut bukan tanpa halangan. Sebagian besar penduduk menolak untuk dipindahkan karena merasa telah memiliki keterikatan dengan pulau itu.
Sebelum “terlantar”, Pulau Bokori sebenarnya sudah lama berkembang menjadi obyek wisata di Sultra. Diera pemerintahan La Ode Kaimoeddin, pulau ini sempat berjaya sebagai salah satu obyek wisata bahari andalan bumi Anoa, julukan bagi lain Sulawesi Tenggara.
Berbagai pohon tumbuh di Pulau Bokori. Pemerintah juga membangun puluhan cottage di sepanjang bibir pantai. Bahkan rumah permanen  berlantai dua berdiri kokoh di sini. Masyarakat setempat menyebutnya sebagai rumah jabatan (Rujab) gubernur.
Sejak saat itu pula, gema Pulau Bokori tak terdengar lagi. Seiring berjalannya waktu namanya kian tenggelam. Apalagi setelah Pemerintah Kabupaten Konawe membuka objek wisata Pantai Toronipa.
Setelah sekian lama terbengkalai, Pemprov Sultra di bawah komando Nur Alam ingin kembali menjadikan Pulau Bokori sebagai destinasi  wisata andalan Sultra. Tak tanggung-tanggung, pulau itu akan disulap menjadi objek wisata Internasional sekelas Moldova dan Karibia. Hiburan, bisnis dan aktivitas-aktivitas pemerintahan bisa dilakukan disatu tempat.
Karena itu berbagai perubahan terus dilakukan. Istilahnya didandani agar pulau ini cantik seperti sediakala. Cottage mulai dibangun kembali. Begitu pun dengan akses jalan setapak. Pasirnya mulai ditimbun. Kolam buatan juga tengah dalam tahap pengerjaan. Air tawar dan akses listrik ke pulau ini juga tengah dirancang.
Sebagai langkah awal memperkenalkan kemolekan pulau ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara secara resmi meluncurkan Festival Bokori setiap tahunnya di Hotel Grand Clarion Kendari. 
Festival Bokori ini akan dijadikan momentum untuk memperkenalkan Pulau Bokori lebih luas lagi, tak hanya kepada wisatawan lokal  namun juga kepada wisatawan mancanegara.
“Selama ini Pulau Bokori memang hampir tenggelam dan kita kembali membangunnya. Banyak hal yang bisa kita dapatkan di sana yang berbeda dengan wisata pulau lainnya,” kata Nur Alam.
Pemerintah provinsi kini terus berupaya melengkapi sarana dan prasana pendukung sehingga tidak akan mengecewakan wisatawan yang akan berkunjung ke pulau itu. Nur Alam juga optimis Pulau Bokori akan mampu bersaing dengan destinasi wisata berlevel internasional lainya di Sultra, salah
Sebuah tempat yang indah jika tak di lengkapi dengan fasilitas yang lengkap tentu tidak akan memberikan kenyamanan, maksud hati mau melepaskan penat malah jadi repot karena keterbatasn fasilitasnya itu. Seperti inilah yang mungkin coba dikembangkan di pulau ini, pulau yang kecil ini kini telah di lengkapi dengan sebuah dermaga sebagai tempat bersandarnya kapal-kapal dan tentu juga fasilitas lainnya seperti cottage (villa) dan air bersih yang dapat di sewa.

Tips Jalan-jalan Ke Pulau Bokori

  1. Kalau cuaca sedang cerah-cerah sebaiknya berangkatnya agak siangan aja kemungkinan besar kamu bakal dapat sunset yang keren
  2. Harga sewa Kapal lebih murah jika kamu rombongan
  3. Kalau mau nginap monggo, Pulau Bokori sudah lengkap fasilitas cottage nya
  4. Jangan lupa membawa sunblock karena disana udaranya sangat panas
Keindahan dan ketenangan yang ditawarkan pulan bokori menjadikan pulau ini impian bagi para pengantin baru (honey moon) . Dengan suasana yang tenang serta indah menjadikan Bulan madu (honey moon) Anda lebih berkesan.
Pulau Bokori merupakan destinasi wisata yang lagi ngehits di tahun 2018 dan akan lebih populer lagi ditahun tahun berikutnya.

Monday, September 11, 2017

Destinasi Wisata Tanjung Bira Bulukumba Keindahan Pantai Yang Sangat Mempesona Di Makassar Sulawesi Selatan

Destinasi Wisata Tanjung Bira Bulukumba Keindahan Pantai Yang Sangat Mempesona Di Makassar Sulawesi Selatan





Keindahan alam Sulawesi Selatan Makassar “Tanjung Bira Bulukumba” yang sangat mempesona. Keindahan pantainya yang amat dan sangat indah akan membuat kamu tidak mau pulang dan ingin berlama-lama disana.

Tanjung Bira Bulukumba merupakan tempat wisata yang lagi hits, berjarak sekitar 200 kilometer dari ibukota Sulawesi Selatan Makassar, Tanjung Bira punya berbagai macam objek wisata yang bisa dikunjungi mulai dari gugusan pulau kecil seperti Pulau Liukang Loe dan Pulau Kambing hingga kawasan Wisata Pasir Putih atau yang lebih dikenal dengan Pantai Bira dan Pantai Bara.

Pantai ini sangat cocok bagi yang lagi honeymoon bersama sang istri tercinta, juga direkomendasikan bagi yang ingin lagi sendiri untuk mencari ketenangan menyegarkan kembali pikiran dengan refresing di pantai ini dan sangat pas untuk referensi liburan bersama keluarga tercinta.

Falilitas dan Kegiatan yang bisa dilakukan

Di Pantai Bira dan Pantai tersedia paket Snorkeling, kamu bisa menyelam di Pantai Bira dan melihat terumbu karang dan ikan berwarna-warni sangat memesona, dipastikan kamu tidak ingin naik ke permukaan karena cantiknya ikan berwarna-warni dan terumbu karang yang sangat memesona.

Air Pantai dan kondisi perairan yang sangat tenang sangat sangat mendukung bagi pengunjung wisata yang sedang snorkeling karena ombaknya juga sangat kecil, bahkan hampir tidak ada. Didukung air laut yang sangat jernih dengan gradasi warna hijau ke biru mudaan dan dihiasi dengan pasir putih bersih.


Perkampungan Bulukumba

Disini kita akan melihat langsung perkampungan Bulu kumba untuk melihat langsung pembuatan phinisi yang luar biasa yang sudah mengharumkan nama Indonesia.

Di kampung ini para phinisi atau para pandai perahu bekerja, biasanya pembuatan satu kapal dikerjakan sekitar 3-6 bulan, tergantung besar kecil kapal kapal yang dibuat. Kapal ini dibuat dari kayu pilihan seperti kayu besi, kayu jati dan kayu bitti.

Tiket Masuk Tanjung Bira Bulukumba


Lokal Rp. 10.000,-

Turis Rp. 20.000,-


Kuliner

Bulu kumba dikenal dengan khas masakan kuliner manado dan toraja yang rasanya sangat pedas, dan aromanya sangat nikmat, serta makanan sifod lainnya karena berada didekat pantai.


Rute Perjalanan menuju Tanjung Bira Bulukumba

Dari Jakarta naik pesawat Jakarta-Makassar Menuju Makassar. Dari Makassar ke bulu kumba sekitar 40 kilo meter, bisa Mengunakan Motor dan Mobil pribadi untuk menuju lokasi tanjung bira bulukumba, bisa menyewa kendaraan motor atau mobil atau mengunakan angkutan umum seperti bus dll. Selanjutnya menuru tanjung bira dengan menggunakan mikrolet atau pete-pete.

Perjalanan menuju Tanjung Bira Bulukumba cukup panjang dan sangat melelahkan, tapi percayalah semua itu akan terbayar dengan pemandangan pantai tanjung bira yang sangat mempesona dan pengalaman serta kebudayaan perkampungan bulukumba yang ramah yang akan membuat kamu nyaman dan betah disana.



Tuesday, June 6, 2017

Tempat Wisata Pulau Lihaga Keindahan Alam Di Minahasa

Tempat Wisata Pulau Lihaga Keindahan Alam Di Minahasa

Wisata Pulau Lihaga | Apabila Anda berkunjung ke tanah Minahasa, jangan lupa untuk berkunjung ke Pulau Lihaga, Wisata ini memiliki keindahan pantai yang sangat menakjubkan. Hamparan pasir putih yang terhampar luas menjadikan Pulau Lihaga menjadi tempat menarik untuk Anda kunjungi. Secara administratif wisata Pulau Lihaga berada dikawasan Likupang Minahasa - Sulawesi Utara.
Disini Anda dapat menikmati keindahan pantai dan panorama bawah laut yang tidak kalah menarik dengan objek wisata Taman Laut Bunaken. Banyak sekali Fotografer yang sengaja datang kesini untuk hunting foto, hal ini tidaklah lepas dari keindahan pantai yang masih alami yang ditawarkan Pulau Lihaga.
Objek wisata ini memiliki luas sekitar 8 hektar dan belum begitu terkenal, maka dari itu disini belum ada akomodasi, penginapan atau toko yang menjual makanan. Untuk itu apabila Anda akan berkunjungi ke Pulau Lihaga, Anda harus menyiapkan terlebih dahulu beberapa perlengkapan seperti tenda dan bahan makanan.

Rute Perjalanan Menuju Objek Wisata Pulau Lihaga

Bagi Anda yang akan mengunjungi objek wisata ini, Anda dapat transit terlebih dahulu di kota Manado, kemudian dari Manado perjalanan Anda akan dilanjutkan menuju Likupang dengan menggunakan transportasi laut. Dari sini Anda masih harus menempuh perjalanan menuju Pulau Lihaga dengan menggunakan dengan menggunakan perahu nelayan yang memakan waktu sekitar 40 menit perjalanan. Barulah Anda sampai ditempat tujuan.
Apabila Anda berniat untuk menikmati pemandangan pantai di Pulau Lihaga, Anda dapat meminta pemilik perahu untuk mengitari pulau ini sebelum Anda mendarat di pantai Pulau Lihaga.
Kegiatan Yang Bisa Anda Lakukan di Pulau Lihaga
Wisatawan yang datang kesini kebanyakan melakukan kegiatan snorkling, disini Anda dapat menikmati keindahan bawah lautnya yang begitu mempesona. Bahkan bisa dibilang keindahan wisata Pulau Lihaga sebanding dengan taman laut Bunaken. Pulau ini masih terbilang alami dan tidak bependuduk akan tetapi disini sudah disediakan beberapa fasilitas umum seperti toilet dan tempat ganti pakaian. Jadi Anda tidak perlu kawatir untuk menghabiskan waktu disini dengan cara camping dan bermalam di pulau ini.
Apabila Anda berniat untuk camping di Pulau Lihaga, hal yang harus Anda siapkan terlebih dahulu adalah tenda, perlengkapan masak dan juga bahan makanan. Karena di kawasan wisata Pulau Lihaga ini belum tersedia kios atau toko yang menjual bahan makanan. Kemudian apabila Anda berniat untuk menikmati keindahan alam bawah lautnya perlengkapan snorkling terlebih dahulu harus Anda sewa di kota Likupang sebelum Anda berangkat menuju Pulau Lihaga.
Selain kegiatan diatas Anda dapat menikmati keindahan pantai di kawasan wisata Pulau Lihaga, disini Anda dapat berfoto dengan pemandangan pantai pasir putihnya yang masih alami dan sangat bersih. Anda juga dapat mengelilingi pulau ini untuk menikmati keindahan kawasan pulau Lihaga dengan menggunakan perahu yang dapat Anda sewa.
Itulah ulasan mengenai keindahan alam objek wisata Pulau Lihaga, semoga ulasan diatas dapat menjadi referensi Anda untuk mengunjungi tempat ini.

Tempat Wisata Tana Toraja Tempat Wisata Terbaik Di Sulawesi Selatan

Tempat Wisata Tana Toraja Tempat Wisata Terbaik Di Sulawesi Selatan

Objek Wisata Tana Toraja | Pada kesempatan kali ini Twisata akan mengulas mengenai keindahan tempat wisata di Sulawesi Selatan tepatnya di Tana Toraja. Destinasi ini memang sangat menarik untuk dikunjungi, budayanya yang masih kental membuat magnet tersendiri bagi para wisatawan baik itu yang berasal dari dalam maupun luar negeri. memang bagi Anda yang baru mengunjungi Tana Toraja kesan mistis sangat terasa, tetapi dibalik itu semua pemandangan alam yang ada di Tana Toraja akan membuat Anda terhipnotis dan ingin berlama - lama menikmatinya.
Secara geografis Tana Toraja merupakan sebuah kabupaten yang berada di kawasan provinsi Sulawesi Utara, dan ibukota dari Tana Toraja berada di Makale. Masyarakat suku Toraja sendiri masih memegang teguh keyakinan dan gaya hidup yang khas mirip sekali dengan budaya yang ada di Nias, yang menjadikan Tana Toraja menjadi salah satu situs warisan budaya dunia yang terdaftar di UNESCO.
Masyarakat Tana Toraja sendiri banyak menggelar upacara adat yang didalamnya menyuguhkan berbagai tarian serta atraksi yang sangat menarik, dan bagi Anda pencinta seni pastinya tidak menyianyiakan kesempatan tersebut. selain itu disini juga terdapat rumah adat yang sangat unik yang hanya ada di Tana Toraja.

Sejarah Dan Asal Muasal Suku Toraja

Menurut cerita legenda yang menyebar di masyarakat suku Toraja, leluhur dari suku toraja sendiri berasal dari manusia yang turun dari nirwana dengan menggunakan tangga dari langit menuju bumi. oleh karena itu mereka percaya bahwa tangga tersebut bisa berfungsi untuk media pendekatan diri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa ( Puang Matua ).
Sementara menurut seorang anthtropolog yang bernama DR. C. CYRUT yang melakukan penelitian mengenai suku Toraja, didapat kesimpulan bahwasannya  masyarakat Tana Toraja merupakan hasil dari akulturasi penduduk asli yang bermukim di daratan yang ada di Sulawesi Selatan dengan pendatang atau imigran dari Teluk Tongkin / Dataran Cina. Proses alkuturasi tersebut berawal dari perpindahan penduduk Indo Cina dengan jumlah yang sangat banyak yang diperkirakan menempati daerah Enrekang, dan kemudian mereka membangun tempat bermukim di daerah tersebut.
Pada mulanya nama Toraja diberikan oleh masyarakat suku Bugis Sidendereng dan dari Luwu, Masyarakat Sidendreng menyebut penduduk daerah ini dengan To Riaja yang artinya "Orang yang bermukim di pegunungan atau negeri atas", berbeda dengan orang Luwu yang menyebut penduduk daerah ini dengan To Riajang yang mempunyai arti " Orang yang mendiami atau bermukim di sebelah barat ". Versi lainnya adalah sebutan Toraya yang mempunyai arti " Bangsawan ". Kemudian seiring berjalannya waktu istilah tersebut berubah menjadi Toraja dan kata Tana sendiri berarti negeri, kemudian dikenal dengan Tana Toraja.
Itulah sejarah singkat mengenai asal muasal nama Tana Toraja, yang diambil dari berbagai sumber.

Rute Perjalanan Menuju Tana Toraja

Bagi Anda yang ingin mengunjungi tempat wisata di Sulawesi Selatan ini ada dua alternatif yang bisa Anda tempuh yaitu dengan menggunakan mode transportasi darat dan juga udara. dan apabila Anda berasal dari luar kota Anda bisa transit di Kota Makasar terlebih dahulu, karena untuk sementara jalur penerbangan yang bisa dijangkau oleh pesawat dari kota - kota besar di Indonesia adalah Bandara Sultan Hasanuddin - Makasar.
Untuk perjalanan dengan menggunakan transportasi darat dan dimulai dari Kota Makasar - Sulawesi Selatan. Anda bisa menggunakan transportasi umum yaitu bus antar propinsi yang bisa Anda temui di terminal Bus Daya'. Bus ini dilengkapi dengan fasilitas yang bagus seperti pendingin ruangan, kamar kecil serta kursi yang nyaman, sangat cocok sekali untuk perjalanan jarak jauh. Biasanya bus ini akan berangkat pada jadwal yang telah ditentukan. Selain itu Anda juga bisa menggunakan transportasi alternatif lain dengan menyewa kendaraan menuju Tana Toraja. Waktu yang ditempuh untuk menuju Tana Toraja sekitar 6 - 8 jam perjalanan dan sangat disarankan untuk melakukan perjalanan pada siang hari, karena Anda akan dapat menikmati keindahan alam pegunungan, sawah yang membentang serta panorama pantai yang dapat mengobati rasa jemu selama perjalanan.
Rute yang akan Anda lewati selama perjalanan dengan menggunakan transportasi Darat antara lain Anda akan menyusuri beberapa kabupaten yang ada di Sulawesi Selatan, diantaranya adalah kota-kota Maros, Pangkep, dan Barru. Disini perjalanan Anda akan berhenti sejenak untuk beristirahat setelah itu dilanjutkan menuju kota Pare - Pare, Sidendreng, Enrekang dan kemudian sampailah Anda di Kabupaten Tana Toraja.
Kemudian apabila Anda menggunakan mode transportasi udara, Anda dapat memulainya dari bandara Sultan Hasanuddin - Makasar dengan menggunakan Pesawat Dirgantara Air Service ( DAS ) menuju bandara Pongtiku di Rantetayo dengan waktu perjalanan kurang lebih 45 Menit. Kedepan pemerintah setempat akan membangun bandara yang lebih besar yang berada di Mengkendek, sehingga para pengunjung dari luar kota dapat langsung transit di bandara tersebut tanpa melalui bandara Sultan Hasanuddin di Makasar.
Kegiatan Yang Bisa Dilakukan di Tana Toraja
Disini Anda dapat berkeliling ke Lemo, Londa dan Tampang Allo, dimana di kawasan tersebut Anda dapat melihat pemakaman yang sangat unik yang sangat terkenal bahkan sampai di dunia internasional. Pemakaman tersebut berbentuk gua - gua yang terletak di dinding berbatu dan gua - gua tersebut banyak dipenuhi dengan peti mati serta tulang - tulang manusia, memang menurut kita kadang aneh, akan tetapi itulah keunikan dari budaya dari masyarakat sekitar tempat wisata di Sulawesi Selatan ini.
Apabila Anda berkunjung ke Tana Toraja pada bulan Juni, Juli, atau Desember, Anda dapat menyaksikan para penjagal melakukan penyembelihan puluhan babi dan kerbau secara kolosal. Dan Anda juga dapat melihat bagaimana keunikan serta sakralnya budaya atau adat istiadat dari Tana Toraja. Kerbau dan babi sendiri merupakan hewan yang dijadikan kurban untuk upacara kematian di tempat ini. Menurut keyakinan dari masyarakat Toraja hewan - hewan tersebut merupakan sarana transportasi menuju puya bagi para arwah manusia yang meninggal dunia.
Di Tana Toraja ada upacara adat untuk menghirmati orang yang meninggal dunia dengan menggelar sebuah pesta dan menyembelih puluhan ekor kerbau dan babi. Upacara ini dekenal dengan upacara adat kematian Rambu Solo'. Pesta ini biasanya digelar selama satu malam atau bahkan sampai tujuh malam tergantung dari status sosial dalam tradisi masyarakat Toraja.
Disamping itu apabila Anda ingin melihat tempat tinggal atau rumah khas orang Toraja yaitu Tongkonan yang dihiasi dengan indah dan dilengkapi dengan lumbung padi, Anda bisa mengunjugi Desa Ke'te Kesu'. Disini banyak terdapat deretan Tongkonan yang bentuknya atapnya mirip dengan pelana. Atap dari rumah khas masyarakat Toraja terbuat dari bambu yang dibelah dan tersusun bertumpuk. tetapi seiring perkembangan jaman atap dari rumah khas masyarakat Tana Toraja banyak menggunakan seng sebagai bahan pembuatnya. Tongkonan sendiri mempunyai jenis yang berbeda - beda yang disesuaikan dengan derajat kebangsawanan pemiliknya. kemudian pada dinding - dindingnya dihiasi dengan pola abstrak dan geometris berwarna putih, merah dan hitam alami. di Ke'te Kesu juga bisa Anda temui pengrajin ukiran bambu dan berbagai macam kerajinan tradisional lainya.
Kemudian apabila Anda mengunjungi kawasan Lemo, Anda dapat melihat kuburan yang diletakan menggantung di dinding yang merupakan kuburan khusus bagi para bangsawan. Kawasan ini disebut dengan Lemo karena di tempat ini terdapat gua batu yang ukuranya sangat besar dan berbentuk bundar, bentuknya mirip dengan buah jeruk dan pada liang - liangnya membentuk bintik - bintik seperti halnya buah jeruk. Disini juga terdapat kuburan ketua adat yang bernama Songgi Patalo yang berumur sekitar 500 tahun.
Kemudian apabila Anda melanjutkan kunjungan ke Suaya, Anda akan menemukan makam keluarga raja, kemudian didekat Sangala Anda akan menemukan kuburan pohon bayi. Menurut kepercayaan masyarakat Toraja sendiri apabila ada bayi atau anak - anak yang meninggal maka harus dikubur di pohon, dan pohon tersebut akan tumbuh disekitar. Selain itu apabila Anda berkunjung ke Palawa, Anda akan menemukan pusat kerajinan tenun khas Toraja, yang juga terdapat Tongkonan serta kawasan penguburan, tempat upacara dan festival yang biasanya digunakan oleh masyarakat sekitar tempat wisata di Sulawesi Selatan ini.
Tidak hanya itu, kunjungan Anda bisa dilanjutkan ke Batu Tumonga yag berada di lereng Gunung Sesean yang berjarak sekitar 25 kilometer dari Rantepao. Disini Anda dapat menyaksikan keindahan alam persawahan yang berbentuk terasering dan banyak terdapat bebatuan.
Itulah kegiatan yang bisa dilakukan selama Anda mengunjungi objek wisata yang ada di Tana Toraja

Oleh – Oleh dan Kuliner Dari Tana Toraja

Untuk urusan yang satu ini tempat wisata di Sulawesi Selatan ini juga menyimpan banyak sekali oleh - oleh dan makanan khas yang bisa mengobati rasa penasaran Anda terhadap keunikan yang dimiliki oleh Tana Toraja. Untuk kuliner Anda bisa mencoba menyicipi Deppa Tori yang merupakan kue khas dari tanah toraja, rasanya yang gurih dan bentuknya yang unik akan memanjakan lidah Anda selama menikmatinya, selain itu Anda juga bisa menikmati Pa'piong yang terbuat dari daging ayam, babi, ikan dan beras serta dibungkus dengan bambu kemudian dibakar. disamping itu kuliner lainya adalah Tollo Pammasaran  serta Kopi Toraja
Kemudian untuk oleh - oleh atau souvenir yang bisa Anda dapatkan apabila mengunjungi Tana Toraja adalah miniatur rumah khas Tana Toraja, berbagai macam kiran, kain tenun, kaos khas Toraja, Aneka Aksesoris & Kerajinan Unik, semua itu bisa Anda dapatkan disini.
Bagaimana menarik bukan, dan dijamin Anda akan merasa ketagihan untuk menikmati kuliner khas dari Tana Toraja tersebut.

 Tips Berwisata Ke Tana Toraja

1. Memakai Pakaian Adat

Untuk menghormati aturan adat istiadat dari masyarakat Toraja, sebaiknya Anda menggunakan pakaian adat khas Toraja.

2. Hati - Hati Saat Masuk  Ke Tongkonan

Karena rumah khas Tana Toraja memiliki lorong yang rendah, sebaiknya perhatikan kepala Anda saat memesuki rumah tradisional tersebut.

3. Pilih Bulan Yang Tepat

Untuk mengunjungi Tana Toraja disarankan untuk memilih liburan Anda pada bulan Mei dan Oktober karena pada bulan - bulan ini cuaca yang ada disini  sangat baik.

4. Bawa Perlengkapan Kamera

Untuk urusan yang satu ini jangan sampai ketinggalan, perseiapkan perlengkapan kamera Anda sebelum mengunjungi Tana Toraja agar bisa mengabadikan moment berharga selama mengunjungi lokasi wisata di Tana Toraja.
Itulah ulasan mengenai objek wisata Tana Toraja yang merupakan destinasi wisata terbaik di Sulawesi Selatan Indonesia. semoga ulasan diatas bisa bermanfaat bagi Anda yang akan mengunjunginya.

Sumber
#Berbagai Sumber

Tempat Wisata Taman Nasional Bunaken Wisata Taman Laut Terpopuler

Tempat Wisata Taman Nasional Bunaken Wisata Taman Laut Terpopuler

Pulau Bunaken | Para traveler dimanapun berada, pada kesempatan kali ini kembali wanawisata akan mengulas mengenai destinasi wisata yang ada di Indonesia, tepatnya di Provinsi Sulawesi Utara yaitu Taman Nasional Bunaken. sudah pernah mendengar tempat wisata ini bukan ?. bagi Anda yang belum pernah mendengar atau mengetahui lebih jauh mengenai tempat wisata ini artikel yang berjudul Objek Wisata Taman Nasional Bunaken Wisata Taman Laut Terpopuler ini akan memberikan informasi yang bisa Anda jadikan referensi sebelum pergi ke tempat wisata ini. ok kita langsung saja.
Taman Nasional Bunaken merupakan tempat wisata yang berada di Teluk Manado - Sulawesi Utara dengan luas sekitar 8,08 km persegi, tempat wisata ini merupakan salah satu bagian dari pemeritahan kota Manado yang merupakan ibukota Sulawesi Utara. di sini terdapat sebuah Taman Laut yang sangat indah yang terdapat di sekitar pulau Manado Tua ( Mantehage dan Siladen ). untuk menikmati suasana bawah laut Bunaken Anda harus menyelam kedalam dan bergerak mengikuti irama ombak yang mengalir.
Gambar Taman Laut BunakenPesona alam bawah laut yang menakjubkan akan dapat anda temukan disini, ada sekitar 13 jenis terumbu karang  yang menjulang terjal vertikal kebawah sedalam sekitar 25 - 50 meter. Anda juga akan dimanjakan dengan pemandangan yang disuguhkan oleh sekitar 91 species ikan yang ada di Taman Laut Bunaken. antara lain koi putih (Seriola rivoliana), gusimi lokal (Hippocampus), nila gasi (Scolopsis bilineatus), goropa (spilotocepsep hinephelus dan hypselosoma Pseudanthias), lolosi ekor kuning (Lutjanus kasmira)dan banyak yang lain. tidak hanya itu disini juga banyak ditemukan moluska seperti ikan kepala kambing (Cassis cornuta), nautilus (Nautilus pompillius), kima raksasa (Tridacna gigas) dan tunikates atau askidian.
Bagi para Traveler yang menyukai scuba diving, tempat ini adalah salah satu tepat terbaik untuk melakukan kegiatan tersebut. ada sekitar 20 titik yang bisa digunakan untuk penyelaman, dimana Anda akan mendapatkan kesempatan untuk berenang kedalam laut dengan disekelilingi beragam biota laut yang sangat mempesona.

Sejarah Wisata Bunaken

Bunaken yang satu ini bisa sangat terkenal seperti sekarang ini dikarenakan keindahan taman lautnya, wisata ini ditemukan pada tahun 1975, dan dijadikan sebuah objek wisata andalan Sulawesi Utara. sebenarnyawilayah dari bunaken telah dihuni oleh penduduk semenjak tahun 1400, dan penduduk yang pertama kali menghuni tempat ini merupakan imigran dari kerajaan Bowontehu ( Manado Tua ) serta wilayah yang ditempati meliputi pulau Bunaken, Mantehage, Siladen, Naen, Talise, pulau Bangka, Gangga dan wilayah pesisir utara semenanjung Minahasa
Pada tahun 1850 an, masyarakat yang menduduki Tanjung Parigi berpindah ke Arah Tenggara yang letaknya ditepi pantai dan tepat berhadapan dengan Kota Manado sendiri. kemudian masyarakat tersebut mendirikan sebuah negeri yang oleh mereka diberi nama "Wunakeng" yang merupakan singkatan dari nama "Kinawungakeng", kata Kinawunakeng sendiri mempunyai arti tempat tinggal. Kemudian pada perkembangannya, kata" Wunakeng " sendiri diganti menjadi Bunaken yang merupakan singkatan dari "Pamunakeng" yang mempunyai arti tempat mendarat dari sebuah perahu.
Pada mulanya Taman Nasional Laut Bunaken ditemukan oleh sekolompok penyelam dari Kota Manado yang mencoba melakukan kegiatan ekspedisi penyelaman di tempat ini yang dilakukan pada tahun 1975. Dan pada saat mereka melakukan kegiatan penyelaman, nelayan setempat memperingatkan kepada para penyelam tersebut bahwa tempat yang mereka selami banyak terdapat roh jahat, akan tetapi para penyelam tadi tidak gentar dan terus melakukan kegiatan penyelaman. setelah mereka menyusuri tempat dibawah air laut Bunaken, penyelam - penyelam tadi menemukan tumbuhan laut di dinding karang masih murni dan ikan - ikan langka, yang membuat mereka terkagum - kagum melihat pemandangan yang sangat fantastis tersebut. semenjak itulah Bunaken menjadi tempat wisata yang sangat mempesona di Sulawesi Utara. kemudian pada tahun 1991 tempat ini menjadi salah satu Taman Nasional di Indonesia dan pada tahun 2005 Taman Nasional Bunaken menjadi salah satu situs warisan dunia setelah didaftarkan ke UNIESCO.

Rute Perjalanan Menuju Ke Taman Nasional Bunaken

Untuk menjangkau ke kawasan wisata Taman Nasional Bunaken sangatlah muda. Apabila Anda melakukan perjalanan melalui udara, Anda bisa langsung transit di Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi yang ada di Kota Manado. dimana bandar udara ini terhubung dengan kota - kota besar lainnya di kawasan Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, Makasar, Balikpapan dan juga Denpasar Bali. selain itu bagi Anda yang datang dari luar negeri seperti Malaysia, Singapura, Filipina juga bisa langsung transit di Bandara ini.
Kemudian dari Bandara Sam Ratulangi perjalanan Anda dilanjutkan ke Kota Manado dengan menggunakan transportasi taksi, dari Kota Manado ke Pulau Bunaken sendiri, perjalanan dilanjutkan melewati pelabuhan yang ada Manado menuju Marina Blue Banter dan Marina Nusantara Diving Centre (NDC) di Kecamatan Molas, waktu yang ditempuh  kurang lebih sekitar 30 menit. setelah sampai di Marina Blue Banter masih diperlukan 10 sampai 15 menit perjalanan dengan menggunakan kapal pesiar menuju ke lokasi penyelaman, semantara apabila Anda melewati Marina Nusantara Diving Centre (NDC) membutuhkan waktu 20 menit. Selain itu alternatif lain untuk sampai ke Pulau Bunaken dari Manado, Anda bisa menggunakan transportasi kapal yang bisa Anda sewa dari Marina dan Pasar Bersehati
Kemudian untuk masalah tiket masuk ke kawasan wisata Taman Nasional Bunaken, Anda bisa memperolehnya dengan membeli di kota Manado tepatnya di Kantor Taman Nasional Bunaken, selain itu Anda juga bisa memperolehnya di beberapa counter penjualan tiket yang ada di desa Liang ( Pulau Bunaken ) atau di Siladen
Kegiatan Wisata di Kawasan Pulau Bunaken
Kegiatan yang bisa dilakukan  di pulau Bunaken kebanyakan adalah snorkeling atau menyelam, agar Anda dapat menikmati pesona keindahan Bunaken secara utuh dan jelas, disini terdapat kurang lebih 23 tempat penyelaman yang bisa Anda kunjungi. Bagi Anda yang berkeinginan untuk melakukan snorkeling tidak usah bingung dan repot untuk membawa peralatan penyelaman karena disekitar sini telah banyak penyedia alat - alat selam yang bisa Anda sewa tentunya dengan harga murah kisaran Rp. 100 ribu untuk satu hari.
Pemandangan bawah laut Bunaken yang sangat mempesona memang sangat sayang untuk dilewatkan begitu saja, berbagai jenis spesies terumbu karang yang sangat menakjubkan dengan bentuknya yang unik membentuk lekukan lekukan indah membuat mata Anda akan terpukau olehnya, disamping itu keindahan yang dihasilkan dari terowongan - terowongan mungil yang ada dibawah laut, menjadikan tempat ini surga bawah laut yang mustahil ditemukan ditempat lain. adapun lokasi penyelaman terbaik yang berada di sekitar Bunaken dan Manado Tua adalah sebagai berikut.
1. Bunaken Timor
Bunaken Timor merupakan salah satu tempat snorkeling yang direkomendasikan, akan tetapi perlu diingat tempat ini memiliki arus bawah laut yang kuat. Anda akan banyak sekali  menemukan species ikan yang hidup dikawasan ini. Selain itu  beberapa jenis terumbu karang juga menghiasi pesona bawah lautnya walaupun mungkin tidak se-spektakuler yang lainya. Akan tetapi Anda bisa menyaksikan kehidupan pari elang, hiu, penyu, dan beberapa ikan besar yang berenang kian kemari, tidak hanya itu pemandangan yang disuguhkan oleh juntaian rumput laut serta gua-gua kecil yang menghiasi dinding - dindingnya akan menghipnotis siapa saja yang menyaksikan pemandangan tempat ini.
2. Mandolin
Mandolin merupakan sebuah taman laut yang mempunyai dinding dan puncak karang yang dihuni oleh ribuan ikan ikan yang hidup bergerombolan seperti unicornfishsurgeonfishbannerfish, dan ikan penembak. Ikan - ikan disini sangat jinak sehingga mudah sekali untuk didekati.
3. Muka Gereja
Sama seperti tempat snorkeling lainya di Bunaken, Muka gereja merupakan tempat yang sangat indah yang sayang sekali untuk dilewatkan disini juga banyak terdapat ribuan ikan yang berada di perairan dangkal serta palung - palung yang terbentang menuju ke dinding - dinding laut.
4. Puncak Barakuda
Puncak Barakuda merupakan salah satu tempat snorkeling terjauh yang terletak di barat laut Bunaken. ditempat ini Anda akan menemukan Segerombolan Barakuda raksasa yang berenang di antara ikan tuna dan ikan jack. Oleh karena itu tempat ini disebut dengan Puncak Barakuda.
5. Reruntuhan  kapal di Manado
Lokasi selanjutnya adalah Reruntuhan Kapal di Manado, Kapal panjang yang mempunyai ukuran 60 m ini berada di bawah laut dengan kedalaman 78  kaki atau sekitar 23 m di bawah laut. Konon kapal ini dulunya adalah kapal milik pedagang Jerman yang tenggelam pada tahun 1942 di dekat Pantai Molas . Kapal ini terbelah dibagian tengahnya sehingga memperlihatkan ruang kemudi serta pegangan kargonya, ditempat ini jarak pandang yang bisa dijangkau sekitar 10 sampai 15 m.
6. Siladen
Tempat snorkeling selanjutnya adalah Siladen. tempat ini mempunyai dinding - dinding karang yang halus serta membentuk pemandangan yang indah dan akan terlihat hidup ketika arus datang. Lokasi Laut dangkalnya memperlihatkan keindahan tersendiri dengan ikan-ikan dan schooling snappers.
7. Tanjung kopi
Tempat lainya yang bisa dijadikan tujuan penyelaman adalah Tanjung Kopi. Tanjung Kopi merupakan sebuah tembok kecil yang juga banyak di huni oleh segerombolan ikan barakuda dan ikan sweetlip. ditempat ini jarak pandang di lokasi air dangkal kurang begitu baik, tetapi yang membuat menarik tempat ini adalah banyaknya jumlah ikan yang bisa Anda amati. salah satu contoh species ikan yang hidup di tempat ini adalah Ikan Nudi branch dan Ikan Api Gobi.
8. Tembok Lekuan (I, II, III)
Tembok Lekuan (I, II, III) merupakan sebuah tembok panjang yang ada di Bunaken, tempat ini terbagi menjadi tiga tempat lokasi yaitu Lekuan I, II, dan III. Ketiga - tiganya memiliki sebuah taman laut  yang bisa dikatakan terbaik dari tempat - tempat lain di Bunaken. Tembok Lekuan memiliki dinding - dinding yang curam serta celah - celah dinding yang dalam, tidak hanya itu disini Anda akan menemui kipas angin laut dan spons raksasa serta beberapa lokasi yang dangkal dan dipenuhi oleh ikan Kakak Tua Besar yang bergerombol berombongan serta penyu - penyu yang hidup di kawasan ini.
Pemandangan indah yang disuguhkan di kawasan Bunaken tidaklah itu saja, tetapi Anda juga bisa menikmati pesona keindahan di permukaan yang disuguhkan oleh keelokan lima pulau yang berada di kawasan Taman Nasional Bunaken. diantara lima pulau tersebut adalah  pulau Bunaken, Manado Tua, Siladen, Mantehage dan Nain. selain itu Anda juga bisa menikmati wisata budaya suku Bajo yang tinggal disini. Bagi Anda pencinta burung cagar alam Tangkoko Dua Sudara Nature bisa dijadikan tujuan wisata Anda di Bunaken.

Oleh - Oleh Khas Bunaken

Oleh - Oleh yang bisa Anda dapatkan apabila Anda berkunjung menikmati keindahan alam Bunaken kebanyakan merupakan oleh - oleh khas Manado, Adapun oleh - oleh tersebut diantaranya adalah sebagai berikut :
  1. Kacang Goyang.
  2. Klapertaart.
  3. Kue Lampu-Lampu.
  4. Kue Balapis Manado.
  5. Dodol Manado.
  6. Cakalang Fufu.
  7. Halua Kenari.
Itulah beberapa Oleh - Oleh Khas Bunaken yang bisa Anda peroleh apabila berkunjung ke Kawasan Wisata Taman Nasional Bunaken

Tips Berwisata Ke Bunaken

Berwisata ke Bunaken memang sangat menarik sekali, akan tetapi apabila Anda belum pernah mengunjungi tempat ini tentunya belum mempunyai kiat - kiat tersendiri agar dapat menikmati keindahan alamnya dengan sepenuhnya, berikut ini wanawisata akan membagikan tips - tips berwisata ke Bunaken.

1. Pilih Bulan Kunjungan Anda Pada Bulan Mei -  Agustus

Kenapa memilih bulan Mei - Agustus apabila akan mengunjungi Taman Nasional Bunaken ?. karena pada bulan - bulang tersebut kondisi air laut disekitar kepualauan Bunaken sangat jernih dan suhunya yang hangat, kondisi ini sangat baik sekali untuk melakukan kegiatan penyelaman karena jarak pandangnya yang bisa dijangkau bisa maksimal. Akan tetapi pada bulan - bulan antara Desember sampai Januari kondisi air laut sedang pasang dan air leutpun kotor yang diakibatkan banyaknya sampah yang terbawa arus, sehingga kurang begitu bagus apabila melakukan kegiatan penyelaman. dan apabila Anda berkunjung pada bulan Oktober Anda dapat menyaksikan Festival Bunaken yang diselenggarakan oleh pemerintah setempat.

2. Rencanakan Liburan Anda Jauh - Jauh Hari

Kebanyakan dari wisatawan yang mengunjungi Bunaken memang memilih rentan bulan antara Mei - Agustus, hal tersebut mengakibatkan banyak operator dan resort yang sudah tidak menerima wisatawan masuk lagi, dikarenakan pemesanan yang sudah penuh, oleh sebab itu bagi Anda yang berniat mengunjungi tempat ini usahakan merencanakan jauh - jauh hari dengan memesan akomodasi dan perlengkapan untuk berwisata ke Bunaken.

3. Bawalah Uang Tunai

Membawa uang tunai sangat disarankan apabila Anda berwisata ke kawasan Taman Nasional Bunaken, hal tersebut akan dapat mempermudah Anda apabila akan bertransaksi misalnya untuk menyewa peralatan selam, untuk menyewa foto bawah laut dan lain sebagainya, untuk pembayaran dengan menggunakan kartu kredit ataupun kartu debit sangat sulit untuk dilakukan karena kebanyakan masih belum menerima model pembayaran seperti itu di sana.

4. Jagalah Kebersihan Lingkungan

Wisata Taman Laut Bunaken merupakan tempat wisata yang perlu dilestarikan, hal tersebut bisa terlaksana apabila kita minimal bisa menjaga kebersihan lingkungan dan tidak merusak kelestarian alamnya. Disini Anda akan banyak menemukan papan - papan yang berisi himbauan - himbauan untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan . sebagai sarana untuk mengingatkan para wisatawan karena perilaku pengunjung yang tidak sepenuhnya dapat terkontrol oleh petugas disana.
Itulah ulasan mengenai keindahan Taman Nasional Bunaken, semoga ulasan tadi bisa bermanfaat bagi Anda yang akan mengunjungi keindahan taman laut yang satu ini.

Sumber
#Berbagai Sumber

7 Tempat Wisata di Makassar Sulawesi Selatan Terbaik Dan Terpopuler

7 Objek Wisata di Makassar Sulawesi Selatan Terbaik Dan Terpopuler

Objek wisata di Makassar | Salah satu kota metropolis di Indonesia adalah Makassar, Kota ini merupakan kota terbesar di bagian timur kawasan Indonesia. Kota ini terletak di pesisir barat daya pulau Sulawesi dan di sebelah utara berbatasan langsung dengan Kabupaten Kepulauan Pangkajane, di sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Maros, sebelah selatan berbatasan dengan kabupaten Goa dan sebelah barat berbatasan dengan Selat Makassar.
Selain keramaian kota yang cukup menyita perhatian, Makassar juga menyimpan banyak sekali tempat wisata yang ditawarkan. Beberapa tempat wisata di Makassar Sulawesi Selatan menawarkan pemandangan dan wahana yang dapat menjadikan liburan Anda menjadi lebih menyenangkan. Dibawah ini Twisata akan merangkum tempat - tempat wisata terbaik di Makassar Sulawesi Selatan yang dirangkum dalam daftar tempat wisata di Makassar terbaik dan terpopuler. Ok dari pada berlama - lama mari kita ulas lebih lanjut.
7 Objek Wisata di Makassar Sulawesi Selatan Terbaik Dan Terpopuler

1. Fort Rotterdam

Kawasan objek wisata di Makassar Sulawesi Selatan yang satu ini menawarkan keunikan serta menyimpan jejak sejarah Makassar. Fort Rotterdam merupakan sebuah benteng peninggalan kerajaan Gowa Tallo yang dibangun pada tahun 1545. Benteng ini awalnya dibangun dengan menggunakan bahan baku tanah liat. kemudian pada massa pemerintahaan Raja Goa ke 14, Fort Rotterdam di renovasi dengan menggunakan bahan batu karst dari kawasan Maros
Lokasi objek wisata di kawasan Makassar Sulawesi selatan ini terletak dipinggir pantai sebelah barat Kota Makasar. Jadi apabila Anda bekunjung ke kota ini, jangan sampai ketinggalan untuk mampir ke tempat wisata terbaik di Makassar yang satu ini.

2. Pantai Losari

Objek wisata di Makassar terbaik yang satu ini menawarkan pamandangan yang cukup menarik dan membuat Anda kangen. Sejak dulu tempat wisata di Makassar yang satu ini dikenal dengan pusat makanan laut dan buka hingga malam hari. Maka dari itu jangan heran apabila Anda menemukan banyak sekali warung - warung yang menawarkan kuliner hingga mencapai 1 kilometer.
Lokasi Pantai Losari sendiri berada di sebelah barat Kota Makassar, Pantainya yang cukup bersih dan terawat menjadikan banyak wisatawan datang kesini untuk menghabiskan waktu menyegarkan pikiran. Apabila Anda berniat untuk menggunjungi objek wisata terbaik di Makassar yang satu ini, disarankan untuk datang pada sore sampai malam hari, karena disini Anda akan menemukan suasana yang berbeda tentunya.

3. Pulau Samalona

Tempat wisata di Makassar Sulawesi Selatan terbaik yang satu ini menawarkan pemandangan bawah laut yang cukup menyita banyak perhatian wisatawan. Di pulau kecil ini Anda dapat menikmati pemandangan pinggir pantai lengkap dengan pasir putih yang bersih. Tidak hanya itu Pulau Samalona juga merupakan spot snorkling yang cukup bagus di Makassar.
Lokasi objek wisata terbaik di Makassar Sulawesi Selatan ini berada di kawasan Kecamatan Wajo, Makassar, kurang lebih 2 Km ke arah barat daya dari pusat kota. Jadi apabila Anda mengunjungi Sulawesi Selatan jangan melewatkan begitu saja untuk mengunjungi objek wisata di Makassar Sulawesi Selatan terbaik yang satu ini.

4. Pulau Lae - Lae

Objek wisata di Makasar yang satu ini menawarkan pemandangan yang cukup memukau, disini Anda dapat menikmati suasana Pantai yang sangat elok, tidak hanya itu disini Anda juga dapat menemukan situs sejarah peninggalan perang yang berupa terowongan bawah tanah.
Lokasi objek wisata di Makasar terbaik yang satu ini berjaran 1,5 km dari Kota Makassar. Jadi jangan lupa untuk mengunjungi pulau Lae Lae apabila Anda berada di Makassar Sulawesi Selatan.

5. Komplek Makam Raja - Raja Tallo

Komplek Makam Raja - Raja Tallo merupakan tempat wisat di Makassar yang menyimpan banyak sekali peniggalan sejarah yang ada di Makassar. disini Anda akan menemukan monumen, benteng, makam, masjid, dan bangunan - bangunan tua yang lainnya.
Lokasi objek wisata terpopuler di Makassar yang satu ini berada di Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo, kurang lebih 7 km dari Kota Makassar. Apabila Anda berkunjung ke kota yang satu ini jangan sampai lupa untuk mengunjungi tempat wisata terpopuler di Makassar yang satu ini.

6. Bugis Waterpark

Objek wisata terpopuler di Makassar yang satu ini menawarkan berbagai macam wahana permainan seru, dibangun dengan konsep khas Bugis menjadi daya tarik tersendiri bagai para wisatawan yang mengunjungi Bugis Waterpark. Beberapa wahan yang ditawarkan antara lain whirpool, kidspool, Multislide dan free fall, black hole & rafting slide, body slide dan masih banyak lagi yang lainnya.
Lokasi objek wisata terpopuler di Makassar yang satu ini berada di perumahan bukit baruga, Makassar. Jadi apabila Anda mengunjungi Makassar jangan sampi melewatkan untuk berkunjung kesini.

7. Trans Studio Makassar

Tempat wisata di Makassar Sumatera Selatan yang satu ini mengusung konsep taman wisata Indoor. Trans Studio Makassar merupakan taman wisata terbesar ke dua di Indonesia setelah Trans Studio Bandung. Apabila Anda mengunjungi tempat wisata yang satu ini maka Anda akan menemukan berbagai wahana menarik yang dapat Anda nikmati bersama keluarga.
Lokasi tempat wisata terbaik di Makassar yang satu ini berada di Jl. HM Daeng Patompo - Tanjung Bunga, Kota Makassar, sangat dekat dari pusat Kota. Jadi jangan sampi ketinggalan untuk mengunjunginya apabila Anda singga di Makassar.
Itulah daftar objek wisata di Makassar terbaik yang dapat Anda kunjungi, semoga dapat bermanfaat untuk Anda yang mengunjungi situs ini. Sampai jumpa lagi pada ulasan wisata berikutnya.

#Berbagai Sumber

Friday, June 2, 2017

10+ Tempat Wisata Terpopuler di Maluku Utara Indonesia

10+ Tempat Wisata Terpopuler di Maluku Utara Indonesia

10+ Tempat Wisata Terpopuler di Maluku Utara Indonesia


wisata-di-maluku-utara
Maluku Utara adalah salah satu provinsi di Indonesia. Maluku Utara resmi terbentuk pada tanggal 4 Oktober 1999, melalui UU RI Nomor 46 Tahun 1999 dan UU RI Nomor 6 Tahun 2003. Sebelum resmi menjadi sebuah provinsi, Maluku Utara merupakan bagian dari Provinsi Maluku, yaitu Kabupaten Maluku Utara dan Kabupaten Halmahera Tengah.
Pada awal pendiriannya, Provinsi Maluku Utara beribukota di Ternate yang berlokasi di kaki Gunung Gamalama, selama 11 tahun. Tepatnya sampai dengan 4 Agustus 2010, setelah 11 tahun masa transisi dan persiapan infrastruktur, ibukota Provinsi Maluku Utara dipindahkan ke Kota Sofifi yang terletak di Pulau Halmahera yang merupakan pulau terbesarnya.
Maluku Utara memiliki objek wisata bahari berupa pulau-pulau dan pantai yang indah dengan taman laut serta jenis ikan hias beragam jenis. Ada juga hutan wisata sekaligus taman nasional dengan spesies endemik ranking ke 10 di dunia. Kawasan suaka alam yang terdiri dari beberapa jenis, baik di daratan maupun di perairan laut seperti Cagar Alam Gunung Sibela di Pulau Bacan, Cagar Alam di Pulau Obi, Cagar Alam Taliabu di Pulau Taliabu dan Cagar Alam di Pulau Seho. Kawasan Cagar Alam Budaya yang memiliki nilai sejarah kepurbakalaan tersebar di wilayah Provinsi Maluku Utara meliputi cagar alam budaya di Kota Ternate, Kota Tidore, Kabupaten Halmahera Barat, Kabupaten Halmahera Tengah, Kabupaten Halmahera Selatan, dan Halmaerah Utara.
Selain tempat wisata menarik di atas, Maluku utara juga masih memiliki tempat wisata menarik lain yang pastinya sayang untuk kalian lewatkan. Kira-kira tempat menarik seperti apa ya yang banyak terdapat di propinsi Maluku utara ini? untuk lebih jelasnya, mari kita simak 10 Tempat Wisata Menarik di Maluku Utara yang wajib untuk kalian kunjungi.
  1. Pantai Sulamadaha
Pantai-Salamandaha
Pantai Sulamadaha merupakan pantai yang terkenal di Kota Ternate. Pantai yang terletak di Desa Sulamadaha, Ternate ini merupakan pantai dengan pasir putih dan air laut yang sangat jernih seperti kaca. Saking jernihnya, para wisatawan bisa melihat terumbu karang bawah lautnya dengan mata telanjang. Pantai Sulamadaha merupakan tempat wisata yang ramai dikunjungi pada akhir pekan dan saat liburan. Selain itu, para wisatawan juga senang melakukan aktivitas menyelam seperti diving dan snorkeling di pantai yang berjarak sekitar 14 km dari pusat Kota Ternate ini.

  1. Benteng Tolukko
benteng-toluko
Benteng ini terletak di Kelurahan Sangadji, Ternate Utara  yang dibangun pada tahun 1540 oleh panglima Portugis bernama Fransisco Serao. Pada tahun 1610, Benteng ini juga pernah diperbaki oleh seorang Belanda bernama Pieter Both. Benteng Tolukko tegak diatas pondasi batuan beku dengan 3 buah bastion, yaitu ruang bawah tanah, lorong, halaman dalam serta bangunan utama yang berbentuk persegi. Bagi penggemar wisata sejarah, maka berkunjung ke Benteng Tolukko dan menelusuri setiap sudutnya merupakan kegiatan yang mengasyikkan.

  1. Danau Tolire
danau tolire
Danau Tolire terletak di selatan Gunung Gamalama di Pulau Ternate, Maluku Utara. Danau ini mempunyai 2 bagian, yaitu Danau Tolire Kecil dan Danau Tolire Besar yang berjarak 200 m antar danau. Namun, para wisatawan lebih banyak mengunjungi danau Tolire Besar, karena keindahan danau Tolire kecil tak sebanding dengannnya. Danau Tolire besar mempunyai bentuk seperti loyang raksasa dengan kedalaman 50 m dan luas 5 ha. Danau ini mempunyai keunikan tersendiri, airnya akan berwarana hijau saat musim panas dan berubah menjadi cokelat saat musim hujan. Hanya berkendara selama 10 menit dari pusat Kota Ternate, maka anda akan sampai di ini.

  1. Gunung Api Gamalama
gunung api gamalama
Ketika datang ke Maluku Utara dengan pesawat, Gunung Api Gamalama pasti terlihat dari langit. Gunung setinggi 1/721 dpl itu menjadi penanda bahwa Anda sudah memasuki provinsi Maluku Utara. Gunung api yang berada di tengah laut ini masih aktif, sebelum tahun 1990-an, Gunung Api Gamalama kerap meletus. Uniknya, di lereng Gunung Api Gamalama ini masih bertahan sebuah desa tradisional bernama Desa Marikurubu yang tetap memegang adat istiadat mereka.

  1. Masjid Sultan Ternate
Masjid_Kesultanan_Ternate
Masjid Sultan Ternate terletak sekitar 100 meter dari Kedaton Sultan Ternate. Dibangun sejak tahun 1606 pada masa pemerintahan Sultan Saidi Barakati, masjid ini dibangun dengan susunan batu yang rumit. Perekatnya adalah campuran kulit kayu pohon kalumpang. Bangunan masjid ini khas karena terdiri dari empat sudut persegi yang meniru bentuk tumpang limas dan tiap tumpangnya dipenuhi terali berukir 360 buah sesuai jumlah hari dalam satu tahun penanggalan Masehi.

  1. Pulau Morotai
moratai
Pulau Morotai terlihat unik karena permukaan pulaunya yang cukup rata. Pulau kecil ini memiliki sejarah panjang ketika dijadikan markas perang bagi Jepang pada Perang Dunia 2. Hingga kemudian direbut tentara sekutu dan menjadikan Pulau Morotai sebagai basis perang. Wajarlah bila saat ini perairan laut di sekitar Pulau Morotai banyak menyimpan harta karun perang yang kini menjadi objek wisata bagi para penyelam. Tak terhitung berapa kendaraan dan kapal perang yang tenggelam di perairan ini.

  1. Pulau Halmahera
halmahera
Pulau Halmahera merupakan pulau terbesar di Provinsi Maluku Utara, luasnya sekitar 17.780 meter persegi. Sekilas bentuknya mirip dengan Pulau Sulawesi dengan empat semenanjung. Budaya di Pulau Halmahera sangat unik karena penduduknya merupakan campuran dari bangsa Portugis, Gujarat, Arab, Malaysia, dan Belanda. Selain memiliki objek wisata berupa laut dan gunung berapi, Pulau Halmahera juga memiliki beberapa desa tradisional yang sangat menarik untuk dikunjungi.

  1. Benteng Oranye
benteng orange
Seperti namanya, Benteng Oranye dibangun pemerintahan kolonial Belanda pada tahun 1607. Ketika itu, Benteng Oranye ini dijadikan markas besar VOC sebelum dipindahkan ke Jakarta pada tahun 1619. Dulunya Benteng Oranye ini juga digunakan sebagai kediaman gubernur Belanda di Ternate. Saat ini Benteng Oranye masih digunakan sebagai markas tentara dan polisi di Indonesia, tetapi wisatawan masih diizinkan untuk melihat kemegahan benteng Belanda ini.

  1. Desa Marikurubu
desa marikurubu
Untuk mencapai Desa Marikurubu, Anda perlu mendaki Gunung Api Gamalama. Pendakian ke puncak Gunung Api Gamalama tidak terlalu sulit dan hanya membutuhkan waktu 4 jam. Selama dalam pendakian itu, Anda bisa menikmati pemandangan perkebunan cengkeh tua. Konon dari kawasan itu terdapat pohon cengkeh tertua di dunia, usianya mencapai 400 tahun. Anehnya pohon tua itu masih bisa memproduksi 400 kg cengkeh per tahun. Pemandangan dari puncak Gunung Api Gamalama sangat mengesankan.

  1. Goa Sagea
gua sagea
Berjarak 5 kilometer dari Kecamatan Weda, Kabupaten Halmahera Tengah, Goa Sagea memiliki lebar pintu masuk sebesar 20 meter persegi dan panjang goa mencapai 30 kilometer. Bagian dalam Goa Sagea ini dipenuhi dengan stalaktit dengan warna-warna yang unik. Tidak ada cahaya matahari yang masuk dan bahkan suhu udara di dalam Goa Sagea ini bisa mencapai di bawah nol derajat. Meskipun seram, banyak wisatawan yang tergoda untuk mencari misteri di dalam goa ini.
#di ambil dari berbagai sumber