Saturday, September 29, 2018

Enam Persiapan Bedah Buku Bagi Pemateri

Enam Persiapan Bedah Buku Bagi Pemateri



Menulis

Enam Persiapan Bedah Buku yang Perlu Diketahui Penulis!

Dikutip dari Bernas.id - Ikatlah ilmu dengan tulisan, kemudian jadikanlah ia sebuah buku yang dapat dijadikan sebagai jalan kita dalam menyampaikan kebaikan. Ilmu yang sudah ditulis tentunya perlu kita sebarluaskan agar manfaat dan ilmu dalam buku dapat diketahui dan meluas manfaatnya. Salah satu cara untuk menyebarluaskan informasi mengenai buku kita adalah dengan mengadakan bedah buku. Namun, agar bedah buku yang diadakan lancar, maka kita perlu mengadakan berbagai persiapan. Inilah persiapan-persiapan yang perlu dilakukan.
1. Persiapan mental
Sebelum hari H acara seminar bedah buku yang akan kita laksanakan, perlu melakukan persiapan mental ini. Kenapa? Hal ini karena ketika mental kita kuat, maka akan kuatlah persiapan di atas panggung saat acara bedah buku dimulai. Mental yang kurang siap identik dengan deg deg-an dan grogi. yang. Ini wajar akan dialami setiap kita. Nah, untuk menghilangkan rasa ini perlu persiapan mental. Beberapa di antaranya berdo'a sebelum acara dimulai, tarik ulur napas secara perlahan dan yakini hati kita bahwa Allah swt akan menyukseskan acara bedah buku kita karena apa yang akan terjadi adalah sesuai prasangka kita terhadap Allah dan diri kita.
2. Persiapan materi
Setelah mental sudah oke, lanjut ke persiapan materi. Pastikan buku yang akan kita bedah sudah khatam isinya. Buatlah kerangka materi dan kuasa hal-hal yang ingin disampaikan.
3. Persiapan waktu
Nah, ini yang sering sekali dilupakan. Bagi penulis waktu sangat penting karenanya penulis perlu mengatur agar waktu pemaparan sesuai dengan rundown acara dan berjalan lancar sesuai rundown tersebut.
4. Persiapan penampilan
Penampilan ini yang pertama kali akan dilihat oleh banyak orang, dan penampilan juga akan menjadi karakter yang melekat bagi penulis yang akan mengadakan acara bedah buku. Jadi untuk kita yang akan membedah buku, penampilan menjadi skala prioritas yang tidak boleh diabaikan.
5. Persiapan doorprize
Kita pun bisa menyiapkan odorprize untuk dibagikan kepada peserta yang aktif bertanya atau sebagai apresiasi bagi peserta bedah buku yang paling interaktif. Doorprize bisa berupa buku yang kita buat atau dengan buku lain yang sekiranya dapat bermanfaat bagi pembaca nantinya.
6. Persiapan dokumentasi pribadi
Ini tidak kalah penting bagi penulis siapa pun itu, dokumentasi menjadi hal yang tidak boleh terlupakan. Dokumentasi ini bisa kita minta kepada panitia acara bedah buku atau meminta teman kita untuk mengabadikan momen keren ini yang mungkin tidak akan terulang setiap saat.
Setiap orang mempunyai cara dalam menuangkan ide atau gagasannya dalam menulis. Kerennya lagi menulislah dengan penuh membawa kebermanfaatan karena bisa jadi dengan tulisan yang kita buat menjadi jalan kita menuju surga-Nya. Aamiin