Friday, May 11, 2018

Rumah Pintar Desa Brani Kulon Akan Membangun Pembangkit Tenaga Listrik Tenaga Air, Sanggar Seni & Taman Baca

Peresmian Rumah Pintar Desa Brani Kulon



Peresmian Rumah Pintar Di Desa Brani Kulon Kecamatan Maron Kabupaten Probolinggo di gelar pada hari Minggu 6 Mei 2018 oleh Kepala Desa Brani Kulon Bapak Muhyidi, Bpk. Camat Maron, Pendamping PKH dan Pendamping Desa Brani Kulon.

Saat ini status desa brani kulon masih dalam kategori berkembang, hal ini menjadi pemicu bagi kepala desa untuk meningkatkan kualitas saing dan sumber daya manusia di desa brani kulon dan berharap menjadi desa yang maju dan mandiri.

Rumah pintar ini berawal dari pemberdayaan warga oleh pendamping desa PKH. Pemberdayaan keterampilan itu, dilaksanakan secara bergilir dari dusun ke dusun di Desa Brani Kulon.
“Kegiatan dilakukan ketika pendamping menggelar pertemuan kelompok secara rutin. Sudah berlangsung sekitar satu setengah tahun lebih dengan peserta anak-anak dari penerima PKH,” ujar pendamping PKH Desa Brani Kulon.

Setiap hari Minggu mulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 13.00 WIB, 90 anak-anak dari keluarga penerima manfaat (KPM) PKH yang menjadi peserta, mendapatkan pendidikan tambahan di 5 rumah saung yang dibangun menggunakan dana desa. Materinya antara lain bidang pertanian dan peternakan, olah raga, teknik (instalasi listrik) dan bidang seni. Ada juga les bahasa Inggris dan komputer, yang rutin diberikan.

Tutornya adalah pemuda setempat, saat ini sudah ada empat pemuda, secara sukarela menjadi mentor. Mereka adalah Harun Rosidi menjadi tutor di bidang (komputer dan teknik), Warda (les Bahasa Inggris), Lisa (bidang pertanian dan peternakan), serta Jatimo (bidang seni).

Mulai pendidikan bidang pertanian dan peternakan, olahraga, teknik (instalasi listrik), dan bidang seni. Ada juga les bahasa Inggris dan komputer, yang rutin diberikan oleh Pemuda desa yang sudah kuliyah dan yang masih kuliyah secara sukarela.

"Ini program inspiratif. Memberikan pendidikan keahlian tambahan kepada anak-anak desa dengan cara menyenangkan karena dilaksanakan di alam terbuka," 

Karena itu, lanjutnya, rumah pintar tersebut bisa jadi percontohan bagi desa lain, untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di desa.

Di rumah pintar ini nantinya akan dibangun perpustakaan (taman baca) dan sanggar seni untuk mendukung sarana pembelajaran dan akan dibangun pembangkin listrik tenaga air yang akan difungsikan untuk rumah pintar secara mandiri.

Ibu-ibu Penerima PKH setiap satu bulan sekali juga mendapat pendidikan dan motivasi dari pendamping PKh agar menjadi ibu yang hebat dan selalu memotivasi anaknya" salah satu motivasinya adalah agar selalu mendoakan anak-anaknya, dianjurkan puasa pada setiap kelahiran anak dan sholat qiyamul lail.

Previous Post
Next Post
Related Posts

0 komentar: