Wednesday, March 21, 2018

Destinasi Wisata Mandalika Permata Tersembunyi, Primadona Nusa Tenggara Barat



Mandalika, kawasan lombok mandalika akan menjadi destinasi wisata primadona di lombok Nusa Tenggara Barat yang akan diburu turis mancanegara karena dilengkapi dengan hunian yang elok pasti semua pecinta wisatawan akan sangat penasaran ingin berkunjung ke tempat yang elok ini.

Kepulauan Gili dan Lombok sudah lama terkenal, namun pada saat ini Nusa Tenggara Barat juga memiliki Mandalika yang baru saja diresmikan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pada minggu kemarin. Mandalika dipilih sebagai permata tersembunyi berikutnya dari pariwisata Indonesia. Mandalika merupakan bagian Provinsi Nusa Tenggara Barat dan telah menarik banyak wisatawan dari waktu ke waktu. Terdiri dari pantai yang indah dan bukit yang subur, menjadi tempat yang bagus untuk menikmati alam dan menemukan kedamaian. Bahkan pemerintah pun telah menyediakan berbagai fasilitas dan akomodasi untuk menunjang mereka yang berkunjung ke lokasi tersebut. Tak heran, beberapa resort bisa ditemukan disana, menawarkan tempat tinggal yang nyaman saat berkunjung ke Mandalika. Belum lagi beberapa pasangan memilihnya sebagai tujuan bulan madu mereka.

Kedepannya, Mandalika akan memiliki sirkuit MotoGP seiring dengan rancangan pengelolaan dan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika – kawasan yang berbasis pariwisata. Pemerintah Indonesia melalui BUMN PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) telah menandatangani MOU dengan perusahaan konstruksi dari Perancis, Vinci Construction. Kedepannya di kawasan Mandalika akan dibangun Mandalika Street Race Circuit Cluster seluas 120 hektar yang terdiri dari Sirkuit Balap Skala Internasional, Convention Center dan 7 hotel mewah.

KEK Pariwisata merupakan “barang jualan” pemerintah Indonesia untuk investor demi pengembangan industri pariwisata Tanah Air. Sederhananya, semakin banyak turis yang berkunjung maka pendapatan negara dari pariwisata akan semakin besar.


Mandalika nantinya akan dikelola oleh PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), yang saat ini mengelola kawasan Nusa Dua di Bali.

Setelah pembangunan dilakukan, ITDC memperkirakan kalau 2 juta turis akan datang ke Mandalika setiap tahunnya.

Mandalika berjarak sekitar satu jam perjalanan dari Bandara Internasional Lombok atau setengah jam perjalanan dari pusat kota Lombok.

Sama seperti Bali, karena sering dikunjungi turis mancanegara, ada banyak pilihan kendaraan yang bisa digunakan menuju ke Mandalika, mulai dari kendaraan umum sampai mobil sewa.

Pesona Alam

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Mandalika memiliki fitur unggulan yaitu pantainya yang indah dan menawan. Air laut yang jernih dan angin sepoi-sepoi tidak pernah gagal memuaskan orang-orang yang mengunjungi wilayah pesisir tersebut. Sebenarnya, ada resor yang beroperasi di daerah itu sehingga wisatawan bisa menyewanya untuk berbagai keperluan seperti bulan madu, liburan keluarga, dll. Di belakang, ratusan pohon dan bukit hijau yang megah terlihat sangat jelas. Entah bagaimana, mereka menciptakan suasana damai di sana. Dari segi nuansa, ini sedikit mirip dengan Nusa Dua Bali!

Sudah pasti pantai menjadi objek wisata utama di Mandalika. Pantainya berpasir putih halus dengan ombak yang menyapu tenang.

Pantai-pantai yang yang populer ialah Pantai Tanjung Aan, Pantai Serenting, Pantai Seger, Pantai Kuta, dan Pantai Gerupuk.

Aktivitas seperti surfing, menyelam, atau sekadar berjemur tentu saja bisa dilakukan di sana. Bagi yang ingin menjelajah perbukitan, Bukit Seger bisa didatangi.

Keistimewaan dan Aktifitas

Setiap tahunnya, ada Festival Bau Nyale yang digelar. Festival ini berupa tradisi Suku Sasak yang menangkap cacing laut di Pantai Seger, setiap bulan Februari atau Maret.

Berbeda dengan Bali, jarang ditemui bar atau kelab malam di sepanjang jalan Lombok. Begitu pun dengan di Mandalika. Pasalnya, mayoritas masyarakat di Nusa Tenggara Barat memeluk agama Islam.

Meski demikian, sejumlah tempat makan masih menjual bir. Keriaan malam yang lebih seru juga masih bisa ditemui di komplek hotel besar.

Jika mengunjungi Mandalika di akhir pekan ini, turis bisa menginap di Hotel Novotel atau Aerotel. Tahun depan, pilihan hotelnya akan lebih banyak lagi, karena ada lima jaringan hotel bintang lima yang bakal memulai pembangunannya di sana.

Salah satunya ialah resor mewah Club Med, yang dikatakan juru bicaranya bakal resmi beroperasi pada tahun 2020 di atas lahan seluas 15 hektare di bibir Pantai Kuta.

“Selain mendatangkan turis, kami juga berharap kalau properti kami bisa menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar, dengan adanya lapangan kerja dengan pekerja lokal,” lanjutnya.

Singkatnya, Mandalika adalah tempat perlindungan alam yang baik dan tempat yang bagus untuk lebih dekat dengan alam. Banyak wisatawan datang ke lokasi untuk menikmati keindahannya dan belajar sedikit dari budaya Lombok. Menurut legenda, nama Mandalika berasal dari seorang putri cantik suku Sasak. Tak heran, banyak pangeran ingin menikahinya meski dia ragu-ragu. Karena dia tidak ingin menyakiti hati setiap pria, dia memutuskan untuk terjun ke laut. Pada saat itu, banyak cacing laut muncul secara ajaib.

Aktivitas terbaik yang harus dilakukan di Mandalika adalah menjelajahi pantainya, termasuk Tanjung Aan, Seger, Gerupuk, dan Serenting. Semua pantai itu memang unik dan indah, menampilkan pemandangan laut tanpa cela dan ombak yang sangat bagus. Keseluruhan pantai aman untuk melakukan beragam aktivitas dan memiliki karakteristik serupa satu sama lain. Masalahnya hanya beberapa di antaranya yang cocok untuk berselancar. Misalnya, ada Pantai Ubrug yang menjadi tempat favorit para peselancar untuk menikmati hobi. Bagi yang tidak suka berselancar, mereka bisa datang ke pantai lain yang memiliki ombak lebih tenang dan pasir yang lebih lembut.

Mandalika tidak hanya terkenal dengan keindahan alamnya, tapi juga menawarkan budaya yang menarik untuk dipelajari. Yang paling terkenal disebut Festival Bau Nyale, yang merupakan acara lokal yang seru dilakukan secara teratur pada hari tertentu. Bahkan turis diperbolehkan ikut serta menikmati festival bersama penduduk setempat. Jadi, Bagaimana acaranya? Orang-orang yang tinggal di Mandalika akan berkumpul di lahan tertentu dan berburu cacing tanah. Dikatakan bahwa cacing tersebut telah ada sejak ratusan tahun yang lalu dan penduduk setempat menganggapnya suci dan penuh kebahagiaan.

Akses Lokasi

Tempat perhentian pertama ada di Kota Mataram dan bisa dilakukan dengan pesawat atau feri dari Pulau Bali. Begitu sampai di tempat tujuan, tujuan selanjutnya adalah Terminal Bus Mandalika. Dari sana, Anda bisa naik minibus ke tempat wisata terdekat yang memakan waktu sekitar 1 jam. Pastikan untuk membawa uang yang cukup untuk menyewa kamar hotel.

Semoga informasi diatas dapat bermanfaat bagi para wisatawan yang ingin berkunjung ke mandalika jika informasi ini kurang mohon ditambah pada kolom komentar
Previous Post
Next Post
Related Posts

2 comments:

  1. Festival Bau Nyale yang ada di mandalika merupakan daya tarik tersendiri selain pantai yang indah. Festival ini berupa tradisi Suku Sasak yang menangkap cacing laut di Pantai Seger, setiap bulan Februari atau Maret.

    ReplyDelete
  2. bagus banget pemandanganya
    http://www.tokoobatlombok.com/

    ReplyDelete