Tuesday, November 14, 2017

SERANGKAI KENANGAN INDAH

SERANGKAI KENANGAN INDAH
-XII Administrasi Perkantoran 2-


Detik berlalu, menyisihkan album kenangan dalam warna warni putih abu-abu. Selembar foto mengingatkanku akan masa lalu. Masa dimana kami masih lugu dan muda akan pengetahuan. Masa dimana kami masih merasa canggung untuk berbincang, bahkan diam tanpa makna. Terbesit dalam hati untuk mengetahui siapa dia, dari mana dia, serta apa yang dia suka.

Gerbang hitam memulai kisah baru. Sebuah mimpi terlukis pada benak masing-masing calon siswa. SMK Negeri 1 Kraksaan. Tempat dimana mimpi itu akan terwujud, lewat ikhtiar dan kekuatan do’a. Dengan wajah baru juga asing kami berada dalam satu keluarga, X Administrasi Perkantoran 2. Dengan sosok yang kami kagumi kedisiplinannya, sang wali kelas – Ibu Puji Utami, S.Pd. Serta pemimpin kelas yang ceria – Mesri Ayu Ningsih.“Nama saya..., saya dari SMP...”. Yah, kira-kira begitulah awal percakapan kami untuk menimba ilmu bersama. Benarlah jika ada pepatah yang mengatakan bahwa ‘Tak Kenal maka Tak Sayang’.

Saat itu, kami membuka lembaran buku baru. Mulai kami torehkan tinta untuk ilmu yang mungkin akan bermanfaat nanti. Canda tawa telah berbaur dalam kelas di atas kelas. Mengapa begitu? Sebab kelas kami berada di lantai 2 paling pojok dan dekat dengan Jl.Tenis. Terkadang, langit biru serta semilir angin ikut menemani belajar kami serta membuat muncul inspirasi baru.

Pernah suatu ketika, saat bel istirahat berbunyi semua serentak keluar untuk melanjutkan aktivitasnya. Mayoritas menuju kantin sekolah. Tapi apalah daya, semua sia-sia. Belum sampai tempat tujuan, bel sudah berbunyi kembali. Raut kecewa ya pasti ada, sebab kami harus segera menaiki anak tangga sejumlah 17. Namun, semua itu telah menjadi kenangan.

Seperti halnya roda, waktu pun terus berjalan. Sepuluh APk telah berganti nama menjadi XI Administrasi Perkantoran 2. Di sinilah kebersamaan dan kekompakan kami diuji. Selama tiga bulan, tak pernah lagi kita bersama utuh dalam jumlah 34 siswa/i. Karena pada masa itu kami disibukkan oleh prakerin serta tugas laporan yang harus finish. Dengan kepemimpinan Iqbal Firman Syah kami melewati masa – masa tegang sebab tugas yang semakin menumpuk. Akan tetapi, semua dilarutkan oleh suasana yang riang.

Seperti candaan oleh teman kami Elin Tania dengan gaya bahasa yang khas. Pun Indah Novita Sari dan Musrifah yang ikut membuat canda. Ada yang riang ada pula yang kalem bak puteri raja, Anisa Almas dengan suara lembutnya membuat semua terkesima, walau tak selamanya begitu.

Ibu Dian Mutammima, M.PdI selaku wali kelas baru kami adalah ibu kedua yang selalu membimbing kami ke jalan yang benar. Menasehati serta memberi motivasi akan perjalanan hidup yang bakal kami tempuh. Kadang, kami masih di giring untuk mengikuti kajian rohis (rohani islam) yang terjadwal setiap Rabu sore. Selain beliau, kami juga mempunyai sebutan “Ibuk” sekaligus kawan kami, Nanda Ismiatus Sholeha namanya. Disebut “Ibuk” sebab ia menjabat sebagai wakil pemimpin kelas serta menjadi anggota OSIS juga.

Memori yang tak akan terlupakan yaitu saat kelas kami mendapatkan piala Lomba Paduan Suara dalam rangka hari Puspa dan Satwa. Walaupun harapan 1 yang tertulis, tetapi itu menjadi bukti kebersamaan kami telah lolos uji. Tetap bersama walau tugas menghampiri. Tetap tersenyum walau masalah tak terpungkiri, seperti manisnya senyum Dian Siska dan Riska Indah Puspita dalam kesehariannya.

“NAIK KE KELAS XII”. Tulisan yang terpapar pada lembar rapor penilaian kelas sebelas semester genap telah menambah kebahagiaan dan senyuman. Alhamdulillah, sampai juga kami pada puncak. Masa di mana sedetik waktu pun berharga sebab tak sampai 1 tahun kami akan terpisah. Melanjutkan perjalanan hidup masing-masing. Mencari kesuksesan dalam hiruk pikuk kehidupan. Tanpa ikhtiar dan do’a semua akan sia-sia. XII Administrasi Perkantoran 2 dengan pemimpin kelas – Hanina menjadi saksi bisu akan perjuangan kami selam 2 tahun silam. Ditemani dengan wali kelas baru – Ibu Dra. Hj. Murniati, sosok yang disiplin juga berhati mulia.

“siapa yang menanam, ia akan menikmati hasilnya..”. Sama. Belajar kami membuahkan hasil, tugas yang menumpuk itu membantu kami sampai akhirnya kaki ini berdiri di atas kelas penuh kenangan. Tetap semangat walau sekarang tersisa 33 penghuni sebab seleksi alam / takdir yang tak bisa kita ubah. Bersyukur karena para calon imam masih tetap empat orang. Alek Dwi Kusuma dengan kesibukan OSIS dan perangkat game nya, Iqbal Firman S dengan suara “SIAP” nya sebab telah terkontaminasi oleh semangat Pramuka dan Paskibraka. Dimas Maulana Fikri dengan gaya khas rambutnya, serta Hermawan yang lebih memilih “sendiri”, mungkin ia dalam tahap mencari inspirasi. hehe..

Jaya dan suksesnya sebuah kelas tak luput dari pengurus yang sabar dan bijaksana. Terima kasih kepada para pemimpin kelas beserta wakilnya. Riska, Pipit, Indah dan Fitria selaku para Sekeretaris yang setia mengisi daftar hadir. Sheila, Lisa, Diana, Rahma, Winda dan Afi selaku para Bendahara yang setia menagih uang kas demi kepentingan bersama. Serta semua warga kelas XII APk 2.

Kawan, waktu tak dapat terulang kembali. Kenangan akan selalu terbayang di pandangan kita. Masa indah itu, biarkan berlalu. Pandanglah masa depanmu, gapai cita-citamu, wujudkan mimpi muliamu. Jangan pernah kau lupakan sejarah. Bagaimana saat kali pertama kita berjumpa dan saling menyapa. Senyum dan canda tawa saat bergurau. Serius saat ujian walau ada bisikan-bisikan jail di telinga kita. Presentasi dan tugas kelompok? saat dimana tangan kita mendadak dingin sebab hendak maju di depan kelas. Jari-jari yang seakan keriting sebab mencatat ilmu yang harus kita serap. Oh.. semua itu akan menjadi memori hidup dalam nuansa putih abu-abu kita sahabat..

Untukmu Guru, terima kasih atas ilmu yang kau berikan kepada kami. Sabarmu, ketulusanmu serta kasih sayang mu pada murid-murid yang mungkin pernah menjengkelkan hatimu semoga terbalas oleh-Nya. Maafkan kami, dengan goresan pena ini kami menyadari banyak kesalahan yang telah kami perbuat, entah secara spontan atau memang terencana.


FICESTRAT (Office Administration Two) adalah kenangan manis dalam hidup ini, semoga Allah selalu bersama kita – disetiap langkah dalam hidup kita. Salaam.. [shofwah]
Previous Post
Next Post
Related Posts

0 komentar: