Sunday, November 12, 2017

Jangan Takut Menyapa Dunia Baru (Praktik Kerja Industri of PJB)

Jangan Takut Menyapa Dunia Baru


Salam sobat gema. Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga Allah selalu melindungi kita semua. Siapkah kalian untuk mengikuti alur ceritaku kali ini? okay, let’s go….


Kali ini saya akan menceritakan tentang pengalaman semasa prakerin. Pasti semua sudah tau apa itu prakerin, terutama untuk kalangan SMK. Praktik Kerja Industri atau lebih singkatnya adalah Prakerin yaitu belajar di tempat kerja lho sobat. Pembelajaran yang telah di pelajari di sekolah kelak akan langsung dipraktikkan di tempat prakerin ini. Entah ilmu dari sekolah atau mendapatkan ilmu yang baru di tempat kerja.


Untuk prakerin SMK Negeri 1 Kraksaan ini, dilaksanakan dalam 2 gelombang. Gelombang pertama mulai di berangkatkan pada 3 Januari hingga 30 Maret 2017, sedangkan untuk gelombang kedua diberangkatkan pada 3 April hingga 30 Juni 2017. Ketentuannya memang begitu, namun  untuk yang gelombang kedua tidak seutuhnya sampai 3 bulan melaksanakan prakerin, karena pada bulan Juni adalah bulan puasa dan biasanya instansi juga terdapat persiapan cuti untuk Idul Fitri.


Pada pemikiran kita, prakerin itu praktik kerja. Praktik yang bagaimana sih? Apakah sama pekejaan yang akan dilakukan di tempat prakerin ini dengan karyawan atau pegawai? Lalu, jika kita tidak tau untuk mengerjakannya bagaimana? Takut salah, entar dimarahin. Mungkin prakerin ada yang membuat kalian takut, namun ada pula yang menanggapinya secara biasa saja. Saya pun berfikir begitu, saya takut untuk melaksanakan prakerin. Pemikiran saya tentang dunia kerja masih sedikit. Namun ternyata, setelah melaksanakan prakerin bawaannya tidak ingin kembali ke sekolah. Sebab, selama prakerin kita mendapat ilmu baru, suasana baru serta teman kerja sekaligus pembimbing baru.


Tapi tenang saja sobat kalian masih bisa ke sekolah dan bertemu dengan guru, teman maupun sahabat kalian. Karena, setiap Sabtu siswa yang melaksanakan prakerin wajib masuk sekolah guna untuk mengisi pembelajaran pada hari Sabtu. Ya, meskipun terkadang yang masuk hanya sedikit.


Dilaksanakannya prakerin ini juga untuk mengukur bagaimana kemampuan materi yang kita peroleh selama belajar dapat diterapkan di dunia kerja ini. Jika di sekolah guru hanya menjelaskan tentang materi-materinya saja, namun di tempat prakerin kita langsung bisa mempraktikkannya. Sungguh hebat bukan sobat. Bayangkan saja, kita harus langsung kerja dan terjun ke Dunia Usaha/ Dunia Industri (DU/DI). Selama prakerin, kita fokusnya hanya satu yaitu prakerin selesai , laporan juga selesai. Yah, tak semena-mena diberangkatkan prakerin jika tidak ada hasilnya. Kita akan di suruh membuat laporan untuk melaporkan aktivitas yang kita kerjakan selama prakerin.


Perlu kalian ketahui,  prakerin ini salah satu syarat untuk mengikuti Ujian Nasional lho sobat. Niat kita terhadap prakerin yaitu untuk menambah ilmu pengetahuan, wawasan tentang dunia kerja bukan untuk ingin mendapatkan bayaran. Selama ini, yang kita harapkan jika prakerin pasti ingin mendapat bayaran. Nah, mulai sekarang niat kita harus diluruskan sobat yaitu untuk mendapat ilmu yang lebih dan bermanfaat. Jika dalam suatu instansi selama prakerin kita diberi uang saku, patutlah disyukuri. Karena itu adalah rezeki dari Allah. Namun jika tidak, itu tidak masalah. Fokuskan niat kita pada yang pertama yaitu menimba ilmu yang belum pernah kita dapatkan di Sekolah.


Terkadang prakerin itu tak selamanya menyenangkan. Apabila saat kita pulang sekolah dulu langsung tidur siang, nah.. saat sudah prakerin mungkin tidak akan tidur siang lagi. Karena pulangnya yang berdasarkan jam kerja kantor. Bersiaplah bagi anda yang akan melaksanakan prakerin selanjutnya untuk tidak bersantai-santai. Santai boleh, asal jangan terlalu menikmati.


Ada senang, ada susah selama prakerin. Ada pula masalah. Kesalahan pertama yang sering terjadi selama prakerin yaitu siswa yang tidak masuk tanpa keterangan. Itu bisa fatal lho sobat. Apalagi sampai berminggu-minggu, bisa-bisa akan dikembalikan ke Sekolah atau bahkan mengulang untuk melaksanakan Praktik Kerja Industri. Untuk adik-adik yang akan melaksanakan prakerin usahakan memberitahu pembimbing sekolah atau pembimbing DU/DI jika berhalangan masuk prakerin.


Kemudian kesalahan kedua yaitu tidak mematuhi instuksi, seperti tata tertib begitu. Biasanya yang sering melanggar peraturan sekolah, jangan sampai di bawa ke tempat prakerin. Intinya, kita harus menjaga nama baik sekolah kita. Yang ketiga, kurangnya komunikasi. Lalu tidak menguasi kompentensi dasar. Hayoo, harus dikuasai ya sobat. Itu sangat penting. Mulai dari menguasai dasar-dasar komunikasi, surat-menyurat, bukti transaksi, membuat laporan keuangan, berwirausaha, program, photographer, dan jaringan. Itu semua harus bisa dikuasai dengan bidang kompetensi keahliannya masing-masing. Jika selama prakerin pembelajarannya menyimpang dari apa yang telah dipelajari, jangan takut, jangan mengeluh. Karena dari situlah kita akan mendapatkan ilmu baru.


Janganlah kalian bermain-main dalam prakerin. Sungguh, prakerin ini sangat penting bagi kita jika lulus nanti. Mungkin, saat kita lulus dari SMK bingung mau ngapain, mau kuliah melihat ekonomi orang tua kritis, mending cari kerja untuk membantu kedua orang tua. Dan kita akan menerapkan ilmu yang telah di dapatkan selama prakerin ini. Carilah tempat prakerin seperti instansi-instansi besar yang bisa memperoleh banyak pengalaman, yang memberikan kita banyak wawasan hingga membuat kita berfikir luas tentang Dunia Usaha/Dunia Industri.



Jangan pernah takut untuk menghadapi prakerin nanti. Lakukan yang terbaik diantara yang terbaik. Lakukan semaksimal mungkin, berkerja keras. Menjadi orang yang pantang menyerah. Makes is better! Fighting ! Salam.. [HH/Red.]
Previous Post
Next Post
Related Posts

0 komentar: