Tuesday, November 1, 2016

MERDEKA-NYA SEKOLAHKU

MERDEKA-NYA SEKOLAHKU

“… Hari lahirnya bangsa Indonesia. Mer-De-Ka!..”
Hayo siapa yang gak tau itu lagu apa? Waah, bener-bener gak cinta Indonesia kalian mah. Sobat, beberapa waktu yang lalu Sekolah kita SMKN 1 Kraksaan turut memeriahkan hari kemerdekaan Republik Indonesia yaitu pada hari Senin, tanggal 17 Agustus 2016.
            Pada hari itu, kita tetap melaksanakan upacara penaika sang Merah Putih walau di Kalender hari tepat tanggal merah. Yang namanya upacara ya gitu kan sob, ada petugas upacara, ada Pembina upacara, ada peserta upacara, dan tim paduan suara. Tapi, hari itu memang benar-benar istimewa, berbeda dari upacara hari senin yang biasa kita lakukan di sekolah. Bedanya terletak pada petugas upacara lebih tepatnya tim pengibar sang Merah Putih. Mereka (petugas pengibar) di latih secara khusus menyerupai tim Paskibra yang ada di Alun-alun itu loh. Hehe, siiipp deh.
           


Tepat pukul 07.30 upacara dimulai. Walau sang mentari telah menampakkah wajah cerahnya, seluruh peserta maupun petugas upacara tidak sabar untuk menyaksikan sang merah putih berkibar tertiup semilir angin bersamaan dengan lagu kebangsaan kita, Indonesia Raya. Pembina upacara pada  pengibaran merah putih kali ini adalah kepala sekolah kita sendiri, yaitu bapak Abdul Rofi sedangkan petugas upacaranya di ambil dari anggota OSIS kecuali pasukan pengibar bendera nya ya sobat. Mereka ini blasteran *eh campur-campur maksudnya, hehe. mereka yang mengibarkan adalah orang-orang terpilih. Ada yang dari jurusan AK, APK, PM, dan TKJ dan mereka adalah yang tertua di kalangan siswa SMKN 1 Kraksaan. Tertua? Hehe, kelas XII maksudnyaa, damai ya kakaaakk :D. dan yang bertugas menjadi pemimpin upacara saat itu adalah seng ketos, kak Devi Aprilia. Loh, udah jadi mantan ketos sekarang yaa..

            Runtutan acara telah terlaksana kan dengan khidmat walau sinar mentari menyengat sampai ke tulang. Upacara bendera di sekolah selesai dan siswa kembali ke rumah mereka masing-masing, kecuali barisan PMR da PRAMUKA. Mereka harus mengikuti upacara bendera di Alun-alun kota Kraksaan pada pukul 10.00 WIB. Wuih, merupakan suatu kehormatan ya bagi mereka. Eh tapi, tim redaksi juga disana loh, tapi gak sebagai peserta upacara melainkan menjadi jurnalis. Yang menjadi inspektur upacara adalah ibu pati kabupaten Probolinggo yaitu Hj. Tantriana, SE.

“brek! Brek! Brek!” suara langkah pasukan Paskibraka menggelegar. Menjadi patok perhatian seluruh orang yang ada di alun-alun saat itu. Sang merah putih berkibar dengan gagahnya bersamaan dengan seruan “kepada, sang Merah Putih, Hormat senjataaaa..gerak!” dan  iringan marcing band “Indonesia Raya” bergema.
           
            Upacara berjalan dengan penuh khidmat walau ada beberapa peserta yang masih asyik dengan gadget nya sendiri. Utamanya di barisan PNS. Haduh, ini yang senior malah ngajarin yang gak bener ya. Mohon jangan di tiru! Oiya sob, perlu kalian ketahui. Barisan pramuka SMKN 1 Kraksaan mendapat penghargaan sebagai barisan ter-rapi loh, waaahh salut deh! Ini nih yang patut di tiru, terbaik! Upacara penaikan bendera di jantung kabupaten Probolinggo telah selesai terlaksana, saatnya kembali pulang mengumpulkan tenaga untuk upacara penurunan bendera sorenya.

            Kalau ngomongin upacara mulu kan bosan ya, yaudahlah kita bahas yang seru-seru aja. Yaps! Lomba agustusan yang diadakan di sekolah kita tercinta ini. Lomba yang diadakan oleh OSIS adalah lomba futsal bergoyang, lomba makan kerupuk, lomba memecahkan balon dan lomba koin salju. Lomba yang diadakan pada hari Selasa, 18 Agustus 2016 sampai hari Kamis, 20 Agustus 2016 itu berlangsung dengan meriah. Lomba futsal bergoyang benar-benar heboh sob! Karna memakai daster dan bergoyang ketika musik berdendang. Dan lomba yang menurut kalian menjijikkan yaitu lomba memakan kerupuk yang dilumuri dengan saus sambal dan lomba koin salju yang bermain tepung, tapi seru kok, hehe. lomba memecahkan balon juga tak kalah seru. Para pemain sangat kesulitan memecahkan balon dengan punggung mereka karena lantai lintasan licin oleh air detergen. Benar-benar lomba yang memeras keringat tubuh yaa, harus di laundry tuh baju biar gak bau, hehe.

            Perjuangan mereka dalam pelombaan menggambarkan perjuangan sosok pahlawan terdahulu ya sobat, semoga kita tetap dapat menghargai perjuangan pahlawan-pahlawan bangsa. Tetap cinta Indonesia dan semoga kita dapat berguna bagi bangsa. Indonesia tercinta..
            Sekian yang dapat saya sampaikan, sampai jumpa di edisi selanjutnya! Merdeka!


(pisces*B)