Friday, November 17, 2017

MANFAATKAN MASA SEKOLAH SEBAIK MUNGKIN

   MANFAATKAN MASA SEKOLAH SEBAIK MUNGKIN



“Hari ini harus lebih baik dari kemarin dan esok harus lebih baik dari hari ini”. Itulah motto Tiyas Jayanti dari kelas XII Akuntansi yang akrab dipanggil Tiyas.  Cewek yang lahir di Probolinggo 25 Mei 1999 ini tinggal di Desa Ganting Kulon Dusun Gindul Kec. Maron bersama kedua orang tua dan adik perempuannya Tiyta Jayanti.

Putri sulung dari pasangan Bapak M. Nur Cholis  dan Ibu Misriani ini memulai pendidikannya di TK Nurus Sakinah. Lalu melanjutkan di SDN Karangrejo. Setelah itu ia mengenyam pendidikan menengah di SMPN 1 Pajarakan, dan akhirnya melanjutkan di sekolah kita tercinta SMKN 1 Kraksaan. Namun apa alasan dia memilih masuk di jurusan Akuntansi? “ Sebenarnya pilihan pertama saya adalah Adm. Perkantoran, tetapi saat wawancara peminatan jurusan, Bu Rini Kajur APK menyarankan saya agar masuk di jurusan Akuntansi karena nilai Matematika saya yang lumayan tinggi, sehingga saran beliau merubah pilihan pertama saya yang awalnya ingin masuk di jurusan APK kemudian masuk di jurusan Akuntansi. Dan alhamdulilah saya menyukai bidang Akuntansi yang saya tekuni sampai sekarang”,jawabnya ketika ditanya oleh tim redaksi.


Saat masih SD, dia pernah  ikut Story Telling atau bercerita dalam bahasa Inggris kepada  anak TK dan teman sebaya dari sekolah lain dalam mengisi acara di Kabupaten Probolinggo. Saat itu hanya kak Tiyas yang ditunjuk sebagai perwakilan dari sekolahnya. Selain itu, dia juga mengikuti lomba sari tilawak dan mendapat juara 3. Saat duduk di bangku SMP,  kak Tiyas tidak terlalu banyak mengikuti kegiatan, hanya saja dia sering mengisi ceramah agama saat ada tugas bahasa Indonesia.


Perempuan  penikmat bakso ini sangat aktif dalam organisasi ketika melanjutkan pendidikannya di sekolah kita tercinta ini. Saat duduk di bangku kelas sepuluh, dia menjabat sebagai anggota Osis. Namun saat menginjak  kelas sebelas dia pensiun sebagai anggota Osis dan kemudian memilih masuk di ekstra PMR dan organisasi Kader Kesehatan Remaja atau yang biasa disebut KKR, dan kebetulan ketua KKR saat ini adalah kak Tiyas.


Saat kelas sepuluh kak Tiyas juga mengikuti lomba debat 4 pilar kebangsaan di Surabaya. Dia juga pernah mengikuti lomba tentang kesehatan yang materinya tentang Pendidikan Remaja Sebaya bersama rekannya kak Alwin (sekarang alumni) di UNEJ dan meraih juara 3. Selain itu, kak Tiyas juga  mengikuti lomba Duta Kesehatan dengan teman kelasnya yaitu Kak Naufal dan meraih juara harapan 2 mewakili puskesmas Kraksaan.

 Mengingat betapa aktifnya dia dalam organisasi, lalu bagaimana cara dia membagi waktu agar tidak ketinggalan pelajaran dan tetap mengerti materi yang dia tinggalkan ? “ketika saya tidak mengikuti pelajaran di kelas karna dispen, saya tidak menanyakan materi yang tidak saya pelajari kepada teman, tetapi saya langsung bertanya kepada guru pengajar materi yang tidak saya pelajari tersebut, karena saya tahu bahwa guru sangat menyukai siswa yang aktif bertanya meskipun tidak di bertanya di dalam kelas. Dan bertanya langsung pada guru pengajar, membuat saya bisa lebih cepat mengerti materi tentang materi yang saya tanyakan tersebut” jawabnya dengan tegas sambil tersenyumJ
 Lalu apa pengalamannya selama menjadi ketua KKR dan aktif dalam ekstra PMR? Yang pasti menambah wawasan, menambah teman, dan lebih tau tentang kesehatan, khususnya tentang kesehatan remaja. Karena kak Tiyas tau, bahwa remaja saat ini banyak yang kurang peduli pada kesehatan, makanya dia belajar lebih tentang kesehatan remaja agar dapat memberikan ilmu yang dia dapat tentang kesehatan kepada teman sebaya atau teman satu organisasi.
 Kak Tiyas ini punya cita-cita yang sangat mulia, bukan mengejar dan mengutamakan profesi, namun dia hanya ingin membanggakan dan menggandeng tangan Ayah dan Bundanya di tanah suci untuk menunaikan ibadah haji. Semoga tercapai ya kakJ
 Gadis penyayang kucing ini punya pesan untuk kita semua, yaitu kita sebagai generasi muda jangan sampai terpengaruh oleh kemajuan zaman khususnya di bidang teknologi, harus bisa mengontrol diri sendiri, agar tidak menyesal di kemudian hari. Dan khusus untuk Tim Redaksi, kak Tiyas berpesan agar waktu penerbitan majalahnya dijadwal, maksudnya tepat waktu, kalau bisa terbit satu bulan sekali, agar dalam satu tahun tidak hanya mendapat 4 majalah. Karena dia sangat suka membaca majalah sekolahJ
 Oke sampai jumpa di terbitan yang akan datang sobat Gema, semoga bermanfaat. AamiinJ


Thursday, November 16, 2017

Si Hijau yang Menggelikan

Si Hijau yang Menggelikan


Assalamu’alaikum sobat Gema, kali ini saya mau cerita dikit tentang salah satu kompetensi keahlian yang paling keren di SMK, hmm... semuanya keren sih tapi hanya keahlian ini yang  paling sulit dilupakan di mata para guru, bahkan ada yang bilang “ngangenin”.

Dari namanya saja kalian pasti sudah tahu kompetensi keahlian apa yang saya maksud. Judulnya saja Si Hijau, maka yang identik dengan hijau-hijau adalah...? yaps, Teknik Komputer & Jaringan atau biasa di panggil TKJ, dan mengapa saya sertakan kalimat “Menggelikan” di atas? Sebenarnya, kata itu muncul saat saya dengan teman-teman mencari inspirasi, entah kenapa ada ulat kecil jatuh dari atas tuh... hii warnanya hijau menggeliat, tapi agak gemesin juga. Nah, sejak saat itu yang terbayang di pikiran saya adalah TKJ, dan secara tidak langsung itu menyatakan bahwa TKJ sama dengan ulat dong? Eitss.. santai dulu ya. Ulat di sini ada filosofinya, mengapa saya memilih ulat untuk judul artikel TKJ, sebab kami sering dianggap sebagai hama yang suka merusak dan makan tanaman sekolah, huu..

Tapi, ibarat ulat tak selamanya menjadi ulat, lambat laun si ulat tadi akan bermetamorfosa menjadi seekor makhluk bersayap cantik nan indah yang disebut dengan kupu-kupu. Jadi, kesimpulannya TKJ memang biasa disebut hama yang suka merusak tapi semuanya kembali pada pribadi masing-masing, jika kita mau merubah diri, Insya Allah mereka akan takjub terhadap hasil metamorfosa kita. Begituuu filosofinya, semoga setelah artikel ini ditulis saya nggak digebukin karena mengatakan bahwa TKJ itu ulat. Hee..

Lanjut, kali ini saya akan berbagi informasi mengenai kelas tercinta - XII TKJ 2. Kami punya sebutan khusus untuk sekumpulan calon orang-orang sukses yaitu “The Big Family”, yang bermakna keluarga besar. Walaupun terkadang ada perseteruan, namun kami selalu menanggapinya dengan kekeluargaan.

Oke, saya akan menceritakan bagaimana kami dapat saling mengenal satu sama lain hingga terbentuknya suatu persahabatan yang indah di antara kami, seperti biasa pada awalnya terjadi pada saat Masa Orientasi Siswa/ MOS kalau sekarang namanya MPLS, nahh dari situ nih kan sudah ditentukan mana yang TKJ 1 dan TKJ 2.

Kebetulan saya masuk TKJ 2 dan setelah saya amati keadaan sekitar ternyata emang dari dulu anak TKJ itu Masya Allah luar biasa Gan.. rekor pertama kami adalah pernah bikin kakak OSIS pembimbing jengkel, ngambek dan lain-lain. Bahkan sampai sekarang pun kalau ada anak OSIS yang ditugaskan untuk menjaga calon TKJ nih, banyak yang ngeluh karena inilah, itulah, hehe.. maklumin lah kakak, mungkin sudah menjadi tradisi tahunan. Pesan buat kakak-kakak OSIS, jangan bosen-bosen untuk menjaga calon TKJ ya kak. Tak sampai disitu aja pengalaman di kelas sepuluh, kami pernah bikin ngambek salah satu Ibu Guru Matematika di SMKN 1 Kraksaan dan hukumannya yaitu dijemur satu kelas, serta mengerjakan soal di lapangan termasuk saya. Pada saat itu temen-temen bukannya kapok tapi malah menikmati. Pelajaran pertama yang dapat dipetik yakni apabila ada masalah dalam hidup, maka nikmatilah karena semuanya pasti berlalu. ciee.. Kalau dihitung-hitung , udah banyak Guru yang “Gemes” dengan anak TKJ. Maafkan kami ya Pak, Bu.. yang dulu pernah dibuat jengkel oleh tingkah laku kami.
Sekarang, kelas kami diasuh oleh Ibu Guru cantik yaitu Ibu Yulia Prihantini, S.Pd. Semoga ibu betah mengasuh kami yang unik ini sampai lulus nanti, sebab dibalik kejadian pasti ada hikmahnya. Berhubung di kelas kami  lebih dominan cowok, jadi kami kaum adam seakan dituntut untuk menjaga dan melindungi kaum hawa di kelas. Karena minoritas putri, jadi yang akan saya kenalkan adalah mereka.

Yang pertama ada adalah Putri Ananda Sayekti, dia adalah cewek paling cantik sekaligus paling bawel loh.. dia adalah mantan sekretaris kelas, kalau dia sudah bersuara seluruh murid kelas jadi hening sesaat, wah.. kok bisa ya? Yang kedua ada Nova Ayu Lestari yang orangnya cantik dan beralis tebal namun agak centil. Ada juga Qonita Soraya mantan bendahara kelas, orangnya pendiam tapi ketika tiba waktunya pembayaran uang kas, dia bakal menjelma menjadi singa betina Gan.. Setelah itu ada Rumia Ningsih si penunggu Desa Condong, dan Sri Fatma Ningsih yang Lugu serta murah senyum. Dan yang terakhir ada Roolanda Intan Sahara, seperti namanya dia cantik bagaikan Intan Permata (gombal diki), hehe..
Hampir lupa sang ketua kelas Akbar Ibrahim dan wakilnya yaitu Muh. Hamzah sebagai pemimpin baru kami di kelas dua belas, semoga kedepannya kelas kami menjadi lebih baik, kompak dan pastinya mengharapkan kesuksesan lahh bagi kita semua. Kami berterima kasih kepada bapak dan ibu guru karena telah sabar dalam mendidik kami walaupun terdapat banyak kesalahan yang telah kami perbuat. Semoga jasamu terbalas serta ilmu yang kami dapat menjadi bermanfaat dan menuai barokah.

Nah.. sekian sekilas cerita dari komunitas hijau – TKJ SMKN 1 Kraksaan. Semoga benar-benar sama dengan filosofinya yaitu si ulat yang menggelikan tetapi dapat bermetamorfosa untuk menjadi kupu-kupu yang indah. See you, dan salaam.. [F.Kh]

Wednesday, November 15, 2017

The Best Part Of COM ONE GEN

The Best Part Of COM ONE GEN


Mengingat kembali masa – masa lugu, membuat kami tertawa malu, entah dari penampilan kami dulu atau tingkah nakal yang kekanak – kanakan. 9 Juni 2016 tepatnya, pengumuman PPDB sudah dipajang di berapa titik jendela sekolah. Dari situlah kami dipertemukan dengan keluarga baru, COM ONE GEN. Kami kasik tau, arti tersendiri dari nama kelas tersebut adalah kelas generasi multimedia 1. Kelas X Multimedia 1 dulu, anggota kelas kami ada 34 siswa/i. Dan sekarang sisa 33 siswa/i.

Kenangan tetaplah kenangan, kami akan rindu pada masa dulu saat pertama kali bertatap muka, saat pertama kali dibentuknya geng-geng kelas, saat pertama kali pula merasakan kehiangan teman. Ahmad Jamaruddin, akrab dipanggil amar, ia termasuk salah satu keluarga kami sampai saat ini, walaupun ia telah keluar lebih dulu daripada kami. Ia termasuk siswa yang pintar dikelas, siswa kesayangan guru – guru. Hanya do’a terbaik untuknya dan semoga sukses di sekolah barunya. Saat ini anggota kelas kami terdiri 19 crew putri dan 14 crew putra. Jarang crew kami mengikuti organisasi yang ada disekolah, yang bertahan sampai sekarang hanya Ahmad Hussairi, ia sebagai OSIS dan Ketua kelas 12 multimedia 1. Kebanyakan sebagian dari kami aktif di ekskul videografi, alhamdulillah sudah ada 1 film hasil produksi crew kami, “SEPATU SANDAL” dengan sutradara Mayalisa Tri Devayani.

Tak lupa pula, bagian dari kami pun sudah mulai ada yang bekerja sampingan. Aivani Ramdhan, Akrab dipanggil Ipank, siswa paling nakal tapi rajin sholat. Ia menerima pesanan desain WPAP ataupun ilustrasi wajah, barangkali ada yang mau pesan, silahkan ke kelas kami. Tak lupa pula dengan Ayu, lengkapnya Tri Utami Ayu Karisma Wardani, ia menyewakan sebuah kamera, dengan nominal Rp 50.000,00 per hari dan jika rusak tannggung pemakai, hehe.

Beranjak ke kelas 11 kami dipertemukan dengan prakerin yang saat ini istilahnya berganti PKL (Praktik Kerja Lapangan), kebersamaan kita berkurang selama 3 bulan.

Kami takkan menyebutkan kenakalan yang tiada hentinya sampai saat ini, tetapi kami akan menjadikan kebanggaan yang akan selalu kami rindukan, masa SMK dimana suasana kegaduhan yang sering bahkan setiap hari tak kan terulang kembali, celotehan mulut yang entah dimana baik-buruknya akan senyap dalam jangka waktu yang panjang. Putih Abu – abu mempertemukan kami dan merangkai kenangan, begitu pula akan memisahkan kami dengan sejuta kenangan. Masa yang akan membuat kami tertawa membaca tulisan ini. Tak sampai disitu pula, pernah dulu waktu kelas 10, kami bergurau saat upacara bendera 17 agustus 2016, alhasil kelas kami ditahan di tengah lapangan, namun prinsip kami “sekali kesalahan tak kan kami ulangi”. Kami tau kalau multimedia tempat orang – orang kreatif, walau tak semuanya terbukti namun beberapa guru ada yang kagum dengan kami.

Coretan kilas kisah perjalanan kami akan menjadi sebuah bukti untuk masa yang akan dantang, masa yang akan berakhir dengan kabahagian, masa yang akan menentukan kami dimana, sukses ataupun tidak tergantung dari diri sendiri, niat dan usaha serta berdo’a. Kawan, bangku itu akan terisi kembali oleh generasi baru, papan putih yang sering kalian pandangi akan menjadi asing kelak nanti, tanaman yang kalian sirami setiap pagi akan menjadi bukti keberhasilan kalian, karena kembali menengoknya. Tinta hitam dengan lembar-lembar materi akan tergantikan oleh kesuksesan yang kalian seksamai waktu jam pelajaran. Guru yang kau takuti, akan paling dirindukan nanti. Tentang bisikan nakal disaat ulangan takkan terjadi lagi.

Hai adik – adik multimedia, pesan kami untuk kalian… jangan pernah ragu untuk mencoba, jangan pernah malu bertanya. Dunia bukan hanya tentang sosial media dan seiisinya yang membuat kamu terkagum, tetapi jadikan sosial media sebagai wadah untuk sharing dan mencari informasi. Youtube misalnya, jangan hanya selalu melihat video yang unik, tapi berkaryalah dengan membuat video unik, lalu upload diyoutube. Jangan terlalu suka berfoto atau selfie lalu di share di facebook/instagram dengan caption alay, lebih sukalah memfoto dan upload di social media untuk sharing ke dunia.

Hai adik – adik semua, ukirlah prestasimu untuk SMK, sekolah menengah kejuruan bukan sekolah dasar, berhentilah bermain – main. Dunia nyata tak seindah mempimu, berusaha untuk bisa akan lebih baik dari kakak – kakakmu. Sungguh, kami sangat menyesal menyia – nyiakan waktu jam kosong untuk bermain dan tidur siang. 


Dengan berkembannya teknologi, berkembanglah pula pola pikir canggih, dunia nyata akan segera datang, maka bersiaplah. [Azh]

Tuesday, November 14, 2017

SERANGKAI KENANGAN INDAH

SERANGKAI KENANGAN INDAH
-XII Administrasi Perkantoran 2-


Detik berlalu, menyisihkan album kenangan dalam warna warni putih abu-abu. Selembar foto mengingatkanku akan masa lalu. Masa dimana kami masih lugu dan muda akan pengetahuan. Masa dimana kami masih merasa canggung untuk berbincang, bahkan diam tanpa makna. Terbesit dalam hati untuk mengetahui siapa dia, dari mana dia, serta apa yang dia suka.

Gerbang hitam memulai kisah baru. Sebuah mimpi terlukis pada benak masing-masing calon siswa. SMK Negeri 1 Kraksaan. Tempat dimana mimpi itu akan terwujud, lewat ikhtiar dan kekuatan do’a. Dengan wajah baru juga asing kami berada dalam satu keluarga, X Administrasi Perkantoran 2. Dengan sosok yang kami kagumi kedisiplinannya, sang wali kelas – Ibu Puji Utami, S.Pd. Serta pemimpin kelas yang ceria – Mesri Ayu Ningsih.“Nama saya..., saya dari SMP...”. Yah, kira-kira begitulah awal percakapan kami untuk menimba ilmu bersama. Benarlah jika ada pepatah yang mengatakan bahwa ‘Tak Kenal maka Tak Sayang’.

Saat itu, kami membuka lembaran buku baru. Mulai kami torehkan tinta untuk ilmu yang mungkin akan bermanfaat nanti. Canda tawa telah berbaur dalam kelas di atas kelas. Mengapa begitu? Sebab kelas kami berada di lantai 2 paling pojok dan dekat dengan Jl.Tenis. Terkadang, langit biru serta semilir angin ikut menemani belajar kami serta membuat muncul inspirasi baru.

Pernah suatu ketika, saat bel istirahat berbunyi semua serentak keluar untuk melanjutkan aktivitasnya. Mayoritas menuju kantin sekolah. Tapi apalah daya, semua sia-sia. Belum sampai tempat tujuan, bel sudah berbunyi kembali. Raut kecewa ya pasti ada, sebab kami harus segera menaiki anak tangga sejumlah 17. Namun, semua itu telah menjadi kenangan.

Seperti halnya roda, waktu pun terus berjalan. Sepuluh APk telah berganti nama menjadi XI Administrasi Perkantoran 2. Di sinilah kebersamaan dan kekompakan kami diuji. Selama tiga bulan, tak pernah lagi kita bersama utuh dalam jumlah 34 siswa/i. Karena pada masa itu kami disibukkan oleh prakerin serta tugas laporan yang harus finish. Dengan kepemimpinan Iqbal Firman Syah kami melewati masa – masa tegang sebab tugas yang semakin menumpuk. Akan tetapi, semua dilarutkan oleh suasana yang riang.

Seperti candaan oleh teman kami Elin Tania dengan gaya bahasa yang khas. Pun Indah Novita Sari dan Musrifah yang ikut membuat canda. Ada yang riang ada pula yang kalem bak puteri raja, Anisa Almas dengan suara lembutnya membuat semua terkesima, walau tak selamanya begitu.

Ibu Dian Mutammima, M.PdI selaku wali kelas baru kami adalah ibu kedua yang selalu membimbing kami ke jalan yang benar. Menasehati serta memberi motivasi akan perjalanan hidup yang bakal kami tempuh. Kadang, kami masih di giring untuk mengikuti kajian rohis (rohani islam) yang terjadwal setiap Rabu sore. Selain beliau, kami juga mempunyai sebutan “Ibuk” sekaligus kawan kami, Nanda Ismiatus Sholeha namanya. Disebut “Ibuk” sebab ia menjabat sebagai wakil pemimpin kelas serta menjadi anggota OSIS juga.

Memori yang tak akan terlupakan yaitu saat kelas kami mendapatkan piala Lomba Paduan Suara dalam rangka hari Puspa dan Satwa. Walaupun harapan 1 yang tertulis, tetapi itu menjadi bukti kebersamaan kami telah lolos uji. Tetap bersama walau tugas menghampiri. Tetap tersenyum walau masalah tak terpungkiri, seperti manisnya senyum Dian Siska dan Riska Indah Puspita dalam kesehariannya.

“NAIK KE KELAS XII”. Tulisan yang terpapar pada lembar rapor penilaian kelas sebelas semester genap telah menambah kebahagiaan dan senyuman. Alhamdulillah, sampai juga kami pada puncak. Masa di mana sedetik waktu pun berharga sebab tak sampai 1 tahun kami akan terpisah. Melanjutkan perjalanan hidup masing-masing. Mencari kesuksesan dalam hiruk pikuk kehidupan. Tanpa ikhtiar dan do’a semua akan sia-sia. XII Administrasi Perkantoran 2 dengan pemimpin kelas – Hanina menjadi saksi bisu akan perjuangan kami selam 2 tahun silam. Ditemani dengan wali kelas baru – Ibu Dra. Hj. Murniati, sosok yang disiplin juga berhati mulia.

“siapa yang menanam, ia akan menikmati hasilnya..”. Sama. Belajar kami membuahkan hasil, tugas yang menumpuk itu membantu kami sampai akhirnya kaki ini berdiri di atas kelas penuh kenangan. Tetap semangat walau sekarang tersisa 33 penghuni sebab seleksi alam / takdir yang tak bisa kita ubah. Bersyukur karena para calon imam masih tetap empat orang. Alek Dwi Kusuma dengan kesibukan OSIS dan perangkat game nya, Iqbal Firman S dengan suara “SIAP” nya sebab telah terkontaminasi oleh semangat Pramuka dan Paskibraka. Dimas Maulana Fikri dengan gaya khas rambutnya, serta Hermawan yang lebih memilih “sendiri”, mungkin ia dalam tahap mencari inspirasi. hehe..

Jaya dan suksesnya sebuah kelas tak luput dari pengurus yang sabar dan bijaksana. Terima kasih kepada para pemimpin kelas beserta wakilnya. Riska, Pipit, Indah dan Fitria selaku para Sekeretaris yang setia mengisi daftar hadir. Sheila, Lisa, Diana, Rahma, Winda dan Afi selaku para Bendahara yang setia menagih uang kas demi kepentingan bersama. Serta semua warga kelas XII APk 2.

Kawan, waktu tak dapat terulang kembali. Kenangan akan selalu terbayang di pandangan kita. Masa indah itu, biarkan berlalu. Pandanglah masa depanmu, gapai cita-citamu, wujudkan mimpi muliamu. Jangan pernah kau lupakan sejarah. Bagaimana saat kali pertama kita berjumpa dan saling menyapa. Senyum dan canda tawa saat bergurau. Serius saat ujian walau ada bisikan-bisikan jail di telinga kita. Presentasi dan tugas kelompok? saat dimana tangan kita mendadak dingin sebab hendak maju di depan kelas. Jari-jari yang seakan keriting sebab mencatat ilmu yang harus kita serap. Oh.. semua itu akan menjadi memori hidup dalam nuansa putih abu-abu kita sahabat..

Untukmu Guru, terima kasih atas ilmu yang kau berikan kepada kami. Sabarmu, ketulusanmu serta kasih sayang mu pada murid-murid yang mungkin pernah menjengkelkan hatimu semoga terbalas oleh-Nya. Maafkan kami, dengan goresan pena ini kami menyadari banyak kesalahan yang telah kami perbuat, entah secara spontan atau memang terencana.


FICESTRAT (Office Administration Two) adalah kenangan manis dalam hidup ini, semoga Allah selalu bersama kita – disetiap langkah dalam hidup kita. Salaam.. [shofwah]

Monday, November 13, 2017

Excellent English Club

Excellent English Club



Hai sobat GEMA! Cie yang udah pada nunggu.. Emm,begini sob.. ada yang suka bahasa inggris  tidak? Pasti ada bukan? Walaupun mungkin hanya sebagian saja yang menyukainya. Langsung saja kita bahas yuk..

Excellent English Club. Iya EEC? Ada yang tahu tidak apa itu ekskul EEC? Ya, EEC adalah sebuah extrakurikuler dimana para anggotanya diajarkan untuk berbicara/menulis bahasa inggris dengan baik dan benar, serta dijadikan sebagai oraganisasi yang dapat menjalin kerja sama. Organisasi ini cukup kompak loh sob, pantas saja ekskul ini banyak peminatnya, subhanallah..

Siswa-siswi tersebut akan dilatih berbicara menggunakan bahasa inggris dengan lafal bacaan yang benar. Kegiatan pembelajarannya sungguh menarik, misalkan dalam metode belajar pembina masih melihat kondisi siswa-siswi agar tidak bosan untuk tetap hadir. Metode tersebut bisa berupa game, video, film, praktik (practice), dan menghafal (memorize). Tak hanya itu , materinya pun sangat bermanfaat seperti storry telling, translate, membuat kalimat dan cerita dalam bahasa inggris, serta masih banyak lagi yang lainnya. Hanya saja EEC tidak memiliki ruangan khusus, sehingga saat ekstra masih perlu berpindah-pindah tempat, dari satu kelas ke kelas yang lainnya. Namun, masalah itu tak membuat patah semangat anak EEC.

Lalu, bagaimana dengan alasan tentang didirikannya EEC? Alasan adanya ekstra ini didirikan yaitu agar siswa-siswi dapat menambah pengetahuan lebih mendalam mengenai bahasa inggris dengan pelafalan/ucapan yang benar. Bahasa inggris merupakan bahasa internasional sehingga bahasa ini sangat diperlukan oleh banyak orang, apalagi bahasa ini digunakan juga sebagai mapel Ujian Nasional. Adanya MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) menuntut para pelajar serta masyarakat Indonesia untuk bisa berbahasa Inggris agar mudah dalam mencari pekerjaan, sebab di era MEA ini sudah banyak warga negara asing yang masuk ke Indonesia. Wah.. ternyata belajar bahasa inggris itu banyak manfaatnya ya. Bagaimana? Apakah sahabat tertarik untuk mengikuti ekstra ini?

Mengenai soal pembina EEC, terdapat dua guru yakni Ibu Sri Utami Hidayati, S.S dan Bapak Abi Suratno, S.Pd. Tak hanya itu saja, EEC memiliki MOTTO  “WE MUST BELIEVE THAT’S WE CAN DO IT BETTER THAN THEY” yang berarti bahwa kita harus  yakin mengenai suatu hal agar mampu lebih baik dari mereka. Semoga benar sama seperti apa yang tersirat dalam motto tersebut.

Terlepas dari itu, EEC juga memiliki pengurus yang tidak kalah hebatnya, tentu saja mereka pandai berbahasa inggris. Pertama Dody W.P (XII TKJ 2) sebagai ketua dan Hendry Dwi (XII TKJ 2) sebagai wakil. Wah hebat ya, ternyata TKJ dapat dipercaya untuk memimpin ekstra ini. So, jangan menganggap TKJ itu nakal. Dibalik kenakalannya pasti ada prestasi yang membuat kalian terkejut. Untuk sekretaris di handle oleh Diana Safitri (XII APk 2) dan Uswatun Hasanah (XII APk 2). Di bagaian Bendahara pastinya dari kompetensi ahli hitung-menghitung yaitu Dini Maulina (XII AK 1) dan Fitri (XII AK 1). Walaupun semua pengurus dari kelas 12 yang sebentar lagi akan purna, semoga tetap bisa mengayomi generasi yang akan melanjutkan kisah perjuangan dalam ranah berbahasa Inggris.

Banyak pengalaman yang tak terlupakan, tentu saja pengalaman suka maupun duka. Pengalaman suka ialah saat hunting ke Gunung Bromo, sebab di sana kita bisa berbincang langsung dengan orang asing/turis. Oh iya, ada yang hampir lupa nih.. ketua EEC berpesan “Semoga generasi baru EEC bisa lebih baik lagi hingga menjadi EXCELENT bukan neko-neko. Tak lupa juga dengan kesannya yaitu sangat menyenangkan mulai dari awal masuk  ekstra EEC hingga sekarang masih ingin memiliki keinginan untuk tetap join”. Satu lagi, ia juga berpesan, “Anggota EEC harus dapat meningkatkan inovasi belajar yang baru seperti belajar keluar (studi lapangan)”. Kesan terakhir yaitu sangat menyenangkan saat komunikasi anggota antar pembina sering dilakukan.


Ekskul ini dilaksanakan pada hari Jum’at untuk kelas XI dan XII sedangkan untuk kelas X  dilaksanakan pada hari Selasa, Kamis dan Sabtu. Oke.. berminat? Mari bergabung dengan mereka para anak Inggris. Ilmu pasti di dapat, asal niat kita benar serta sesuai keinginan dan ikhlas. [Peng_APK]

Sunday, November 12, 2017

Jangan Takut Menyapa Dunia Baru (Praktik Kerja Industri of PJB)

Jangan Takut Menyapa Dunia Baru


Salam sobat gema. Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga Allah selalu melindungi kita semua. Siapkah kalian untuk mengikuti alur ceritaku kali ini? okay, let’s go….


Kali ini saya akan menceritakan tentang pengalaman semasa prakerin. Pasti semua sudah tau apa itu prakerin, terutama untuk kalangan SMK. Praktik Kerja Industri atau lebih singkatnya adalah Prakerin yaitu belajar di tempat kerja lho sobat. Pembelajaran yang telah di pelajari di sekolah kelak akan langsung dipraktikkan di tempat prakerin ini. Entah ilmu dari sekolah atau mendapatkan ilmu yang baru di tempat kerja.


Untuk prakerin SMK Negeri 1 Kraksaan ini, dilaksanakan dalam 2 gelombang. Gelombang pertama mulai di berangkatkan pada 3 Januari hingga 30 Maret 2017, sedangkan untuk gelombang kedua diberangkatkan pada 3 April hingga 30 Juni 2017. Ketentuannya memang begitu, namun  untuk yang gelombang kedua tidak seutuhnya sampai 3 bulan melaksanakan prakerin, karena pada bulan Juni adalah bulan puasa dan biasanya instansi juga terdapat persiapan cuti untuk Idul Fitri.


Pada pemikiran kita, prakerin itu praktik kerja. Praktik yang bagaimana sih? Apakah sama pekejaan yang akan dilakukan di tempat prakerin ini dengan karyawan atau pegawai? Lalu, jika kita tidak tau untuk mengerjakannya bagaimana? Takut salah, entar dimarahin. Mungkin prakerin ada yang membuat kalian takut, namun ada pula yang menanggapinya secara biasa saja. Saya pun berfikir begitu, saya takut untuk melaksanakan prakerin. Pemikiran saya tentang dunia kerja masih sedikit. Namun ternyata, setelah melaksanakan prakerin bawaannya tidak ingin kembali ke sekolah. Sebab, selama prakerin kita mendapat ilmu baru, suasana baru serta teman kerja sekaligus pembimbing baru.


Tapi tenang saja sobat kalian masih bisa ke sekolah dan bertemu dengan guru, teman maupun sahabat kalian. Karena, setiap Sabtu siswa yang melaksanakan prakerin wajib masuk sekolah guna untuk mengisi pembelajaran pada hari Sabtu. Ya, meskipun terkadang yang masuk hanya sedikit.


Dilaksanakannya prakerin ini juga untuk mengukur bagaimana kemampuan materi yang kita peroleh selama belajar dapat diterapkan di dunia kerja ini. Jika di sekolah guru hanya menjelaskan tentang materi-materinya saja, namun di tempat prakerin kita langsung bisa mempraktikkannya. Sungguh hebat bukan sobat. Bayangkan saja, kita harus langsung kerja dan terjun ke Dunia Usaha/ Dunia Industri (DU/DI). Selama prakerin, kita fokusnya hanya satu yaitu prakerin selesai , laporan juga selesai. Yah, tak semena-mena diberangkatkan prakerin jika tidak ada hasilnya. Kita akan di suruh membuat laporan untuk melaporkan aktivitas yang kita kerjakan selama prakerin.


Perlu kalian ketahui,  prakerin ini salah satu syarat untuk mengikuti Ujian Nasional lho sobat. Niat kita terhadap prakerin yaitu untuk menambah ilmu pengetahuan, wawasan tentang dunia kerja bukan untuk ingin mendapatkan bayaran. Selama ini, yang kita harapkan jika prakerin pasti ingin mendapat bayaran. Nah, mulai sekarang niat kita harus diluruskan sobat yaitu untuk mendapat ilmu yang lebih dan bermanfaat. Jika dalam suatu instansi selama prakerin kita diberi uang saku, patutlah disyukuri. Karena itu adalah rezeki dari Allah. Namun jika tidak, itu tidak masalah. Fokuskan niat kita pada yang pertama yaitu menimba ilmu yang belum pernah kita dapatkan di Sekolah.


Terkadang prakerin itu tak selamanya menyenangkan. Apabila saat kita pulang sekolah dulu langsung tidur siang, nah.. saat sudah prakerin mungkin tidak akan tidur siang lagi. Karena pulangnya yang berdasarkan jam kerja kantor. Bersiaplah bagi anda yang akan melaksanakan prakerin selanjutnya untuk tidak bersantai-santai. Santai boleh, asal jangan terlalu menikmati.


Ada senang, ada susah selama prakerin. Ada pula masalah. Kesalahan pertama yang sering terjadi selama prakerin yaitu siswa yang tidak masuk tanpa keterangan. Itu bisa fatal lho sobat. Apalagi sampai berminggu-minggu, bisa-bisa akan dikembalikan ke Sekolah atau bahkan mengulang untuk melaksanakan Praktik Kerja Industri. Untuk adik-adik yang akan melaksanakan prakerin usahakan memberitahu pembimbing sekolah atau pembimbing DU/DI jika berhalangan masuk prakerin.


Kemudian kesalahan kedua yaitu tidak mematuhi instuksi, seperti tata tertib begitu. Biasanya yang sering melanggar peraturan sekolah, jangan sampai di bawa ke tempat prakerin. Intinya, kita harus menjaga nama baik sekolah kita. Yang ketiga, kurangnya komunikasi. Lalu tidak menguasi kompentensi dasar. Hayoo, harus dikuasai ya sobat. Itu sangat penting. Mulai dari menguasai dasar-dasar komunikasi, surat-menyurat, bukti transaksi, membuat laporan keuangan, berwirausaha, program, photographer, dan jaringan. Itu semua harus bisa dikuasai dengan bidang kompetensi keahliannya masing-masing. Jika selama prakerin pembelajarannya menyimpang dari apa yang telah dipelajari, jangan takut, jangan mengeluh. Karena dari situlah kita akan mendapatkan ilmu baru.


Janganlah kalian bermain-main dalam prakerin. Sungguh, prakerin ini sangat penting bagi kita jika lulus nanti. Mungkin, saat kita lulus dari SMK bingung mau ngapain, mau kuliah melihat ekonomi orang tua kritis, mending cari kerja untuk membantu kedua orang tua. Dan kita akan menerapkan ilmu yang telah di dapatkan selama prakerin ini. Carilah tempat prakerin seperti instansi-instansi besar yang bisa memperoleh banyak pengalaman, yang memberikan kita banyak wawasan hingga membuat kita berfikir luas tentang Dunia Usaha/Dunia Industri.



Jangan pernah takut untuk menghadapi prakerin nanti. Lakukan yang terbaik diantara yang terbaik. Lakukan semaksimal mungkin, berkerja keras. Menjadi orang yang pantang menyerah. Makes is better! Fighting ! Salam.. [HH/Red.]

Saturday, November 11, 2017

Memahami Makna Tanda Lahir Di Bagian Tubuh

Memahami Makna Tanda Lahir Di Bagian Tubuh


Memiliki tanda lahir di bagian tubuh juga ada maknanya. Salah satunya adalah kepribadian yang bisa dilihat tergantung tanda lahir itu berada di bagian tubuh kita.

Walaupun sebagian besar mungkin belum tentu benar, tapi hal ini akan memberikan pengetahuan tersendiri bagi kita semua. Lebih jelasnya, 20 kepribadian ini bisa Anda cek berdasarkan tanda lahir di tubuh.

1. Perut (pria dan wanita)

 Jika tanda lahir ada di perut,  itu berarti Anda adalah orang yang serakah dan egois.

2. Dekat mulut

(Pria) Jika tanda lahir ada di dekat mulut, itu berarti Anda akan menikmati kekayaan besar dan kebahagiaan. (Wanita) Ini berarti bahwa Anda memiliki karakter yang sangat sensitif dan Anda tipe orang yang senang bicara.

3. Pipi kanan

(Pria) Ini hanya menunjukkan bahwa dia adalah orang yang sangat bergairah.
(Wanita) Jika tanda lahir ada di pipi kanan itu berarti bahwa dia akan menikmati hubungan yang menyenangkan dengan pasangannya.

4. Pipi kiri

(Pria) Dia akan memiliki banyak kesulitan keuangan. (Perempuan) Itu berarti dia memiliki semacam depresi tersembunyi.

5. Di bawah payudara kiri (pria dan wanita)

Jika Anda memiliki tanda lahir di bawah payudara kiri, itu berarti Anda akan menikmati keberhasilan dalam segala sesuatu. Ini juga berarti bahwa Anda memiliki selera humor yang baik.

6. Di bawah payudara kanan (pria dan wanita)

Tanda lahir yang terletak di bawah payudara kanan menunjukkan Anda yang akan menikmati keberuntungan.

7. Tengah dada (pria dan wanita)

Jika tanda lahir Anda terletak di tengah dada, itu berarti Anda bukan orang yang beruntung.

8. Di dagu

(laki-laki) Jika tanda lahir Anda terletak di dagu, ini menunjukkan bahwa Anda adalah orang yang pemarah.
(Wanita) Jika seorang wanita memiliki tanda lahir di dagu, ini berarti bahwa Anda dapat menjadi tumpuan keluarga.

9. Sisi kanan dahi (pria dan wanita)

Ketika tanda lahir ada di sisi kanan dahi, itu berarti Anda memiliki kekuatan mental yang besar.

10. Sisi kiri dahi (pria dan wanita)

Jika tanda Anda berada di sisi kiri dahi Anda, Anda akan memiliki kecenderungan untuk menghabiskan banyak uang.

11. Tengah dahi (pria dan wanita)

Dikatakan bahwa orang-orang memiliki tanda lahir di tengah dahi, akan memiliki banyak hubungan cinta dalam hidupnya.

12. Lengan

(laki-laki) ini menunjukkan bahwa ia suka menghabiskan sebagian besar waktunya di rumah, merawat anak-anak dan disiplin.
(Perempuan) Hal ini menunjukkan bahwa ia mandiri dan berorientasi pada karier.

13. Rahang (pria dan wanita)

 Jika ada tanda lahir di rahang, ini menunjukkan kesehatan yang buruk dan gaya hidup teratur untuk kedua jenis kelamin.

14. Pada punggung (pria dan wanita)

Ini menunjukkan bahwa Anda sangat jujur ​​dan orang yang berpikiran terbuka.

15. Pada jari-jari (tangan kiri dan kanan)

Jika kedua pria dan wanita memiliki tanda lahir di salah satu jari-jari mereka, ini menunjukkan bahwa ia tidak tergantung pada siapa pun.

16. Pada kaki atau jari kaki (kaki kiri dan kanan)

Untuk kedua pria dan wanita, jika Anda memiliki tanda lahir Anda berada di kaki Anda, itu berarti bahwa Anda adalah wanita yang aktif. Sementara jika pria, itu menunjukkan bahwa ia suka bepergian.

17. Bahu (pria dan wanita)

Jika tanda lahir Anda terletak di bahu kiri itu menunjukkan Anda sering mengalami krisis keuangan, dan jika terletak di sebelah kanan itu berarti bahwa Anda memiliki keberuntungan.

18. Di kaki (pria dan wanita)

Ketika tanda lahir terletak di kaki Anda, itu berarti bahwa Anda tidak dapat membuat keputusan sendiri.

19. Pada hidung (pria dan wanita)

Ada sejumlah orang yang dilahirkan dengan tanda lahir di hidungnya. Hal ini menunjukkan bahwa Anda sangat kreatif dalam berpikir dan memiliki karakteristik yang sangat tak terduga.

20. Pada Paha (pria dan wanita)

Tanda lahir di paha bisa jadi membawa keberuntungan dan kebahagiaan.

(Fit/Abd)

Friday, November 10, 2017

Ketika Mayat Meminta Tolong Kepada Seluruh Orang Yang Dikenalnya

Ketika Mayat Meminta Tolong Kepada Seluruh Orang Yang Dikenalnya




Orang yang mati awalnya tidak menyadari bahwa dirinya mati. Dia merasa dirinya sedang bermimpi mati. Dia melihat dirinya ditangisi, dimandikan, dikafani, disholati hingga diturunkan ke dalam kubur. Dia merasa dirinya sedang bermimpi saat dirinya ditimbun tanah. Dia berteriak-teriak tapi tidak ada yang mendengar teriakannya

Beberapa waktu kemudian

Saat semua sudah pulang meninggalkannya sendirian di bawah tanah. Allah kembalikan ruhnya. Dia membuka mata, dan terbangun dari “mimpi” buruknya.

Dia senang dan bersyukur, bahwa ternyata apa yang dia alami hanyalah sebuah mimpi buruk, dan kini dia sudah bangun dari tidurnya.

Kemudian dia meraba badannya yang hanya diselimuti kain sambil bertanya kaget.

“Dimana bajuku? Kemana celanaku?” Lalu dia meraba sekelilingnya yang berupa tanah “Dimanakah aku?” “Tempat apa ini? Kenapa bau tanah dan lumpur?” Kemudian dia mulai menyadari bahwa dia ada di bawah tanah, dan sebenarnya apa yang dialaminya bukanlah mimpi! Ya, dia sadar bahwa dirinya benar-benar telah mati.

Berteriak lah dia sekeras-kerasnya, memanggil orang-orang terdekatnya yang dianggap bisa menyelamatkannya:

“Ibuuuuu….!!!!
“Ayaaaaaah…!!!!”
“Kakeeeeek!!!”
“Neneeeek!!”
“Kakaaaaak!!!”
“Sahabaaaaat!!!”

Tidak ada seorang pun yang menjawab nya. Dia yang selama ini lupa pada Allah pun ingat bahwa ALLAH adalah satu-satunya harapan.

Menangis lah dia sambil meminta ampun,

“Ya, Allaaaaaaah…. Ya Allaaaaaaah…. Ampuni aku ya Allaaaaaaah….!!!”

Dia berteriak dalam ketakutan yang luar biasa yang belum pernah dirasakan sebelumnya sepanjang hidupnya.

Jika dia orang baik, maka muncullah dua malaikat dengan wajah tersenyum akan mendudukkannya dan menenangkannya, menghiburnya dan melayaninya dengan pelayanan yang terbaik.

Jika dia orang buruk, maka dua malaikat akan menambah ketakutannya dan akan menyiksanya sesuai keburukannya.


Pertolongan Al-Quran di Alam Kubur

Dari Sa’id bin Sulaim ra, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda:

“Tiada penolong yg lebih utama derajatnya di sisi Allah pada hari Kiamat daripada Al-Qur’an. Bukan nabi, bukan malaikat dan bukan pula yang lainnya.” (Abdul Malik bin Habib-Syarah Ihya)

Al Bazzar meriwayatkan dalam kitab La’aali Masnunah bahwa jika seseorang meninggal dunia, ketika orang – orang sibuk dengan kain kafan dan persiapan pengebumian di rumahnya, tiba -tiba seseorang yang sangat tampan berdiri di kepala mayat. Ketika kain kafan mulai dipakaikan, dia berada di antara dada dan kain kafan.

Setelah dikuburkan dan orang – orang mulai meninggalkannya, datanglah 2 malaikat. Yaitu Malaikat Munkar dan Nakir yang berusaha memisahkan orang tampan itu dari mayat agar memudahkan tanya jawab.

Tetapi si tampan itu berkata: ”Ia adalah sahabat karibku. Dalam keadaan bagaimanapun aku tidak akan meninggalkannya. Jika kalian ditugaskan utk bertanya kepadanya, lakukanlah pekerjaan kalian. Aku tidak akan berpisah dari orang ini sehingga ia dimasukkan ke dalam syurga.”

Lalu ia berpaling kepada sahabatnya dan berkata, “Aku adalah Al quran yang terkadang kamu baca dengan suara keras dan terkadang dengan suara perlahan.

Jangan khawatir setelah menghadapi pertanyaan Munkar dan Nakir ini, engkau tidak akan mengalami kesulitan.”

Setelah para malaikat itu selesai memberi pertanyaan, ia menghamparkan tempat tidur dan permadani sutera yang penuh dengan kasturi dari Mala’il A’la (Himpunan Fadhilah Amal : 609)

Allahu Akbar, selalu saja ada getaran haru selepas membaca hadits ini. Getaran penuh pengharapan sekaligus kekhawatiran. Getaran harap karena tentu saja mengharapkan Al-Quran yang kita baca dapat menjadi pembela kita di hari yang tidak ada pembela. Sekaligus getaran takut, kalau-kalau Al-Quran akan menuntut kita.

Banyak riwayat yang menerangkan bahwa Al-Quran adalah pemberi syafa’at yang pasti dikabulkan Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Ya Allah, ampunilah dosaku, dosa ibu bapakku, keluargaku, saudaraku dan seluruh kaum muslimin, Ya Allah, jangan Engkau cabut nyawa kami saat tubuh kami tak pantas berada di SurgaMu. Aamiin.


Siapakah sahabatku selama di alam kubur dialah AL - QUR'ANNUL KARIM

AYO…… KITA MENCOBA MENGHITUNG KECEPATAN “TERBANG” NABI SULAIMAN AS.

AYO…… KITA MENCOBA MENGHITUNG
KECEPATAN “TERBANG” NABI SULAIMAN AS.




Dalam islam diterangkan bahwasanya Nabi Sulaiman AS dikaruniai Allah SWT sebagai Raja Diraja di Bumi, semua makhluk-NYA tunduk dibawah komandonya. Mukjizat yang diturunkan-NYA kepada Nabi Sulaiman AS amat banyak, salah satu contohnya adalah kemampuan “terbang” dari satu tempat ke tempat lain dalam waktu singkat, sebagaimana diterangkan dalam Al Qur’an surah Saba’ ayat 12 :
  
Dan Kami tundukkan angin bagi Sulaiman, yang perjalanannya diwaktu pagi sama dengan perjalanan sebulan dan perjalanannya diwaktu sore sama dengan perjalanan sebulan (pula) dan Kami alirkan cairan tembaga baginya. Dan sebagian dari bangsa jin ada yang bekerja dihadapannya (dibawah kekuasaannya) dengan ijin Tuhannya. Dan siapa yang menyimpang diantara mereka dari perintah Kami, Kami rasakan kepadanya adzab yang apinya menyala-nyala”.
  
Juga dalam Al Qur’an surah Shaad ayat 36 :
Kemudian kami tundukkan kepadanya angina yang berhembus dengan baik menurut kemana saja yang dikehendakinya”.
  
Berdasarkan petunjuk Al Qur’an diatas, kita dapat menghitung (kira-kira) kecepatan “terbang” Nabi Sulaiman AS. Bila pada catatan kaki terjemahan Al Qur’an oleh Depag RI bahwa kecepatan yang ditempuh Nabi Sulaiman AS dari pagi sampai sore sama dengan yang ditempuh unta yang cepat dengan perjalanan 2 bulan. Penjelasan tersebut berdasarkan asumsi bahwa di Palestina (tempat kerajaan Nabi Sulaiman AS) pada waktu itu untuk melakukan perjalanan menggunakan akomodasi hewan unta.


Apabila menggunakan acuan kecepatan unta, maka dapat diketahui bahwa kecepatan unta balap (unta yang biasa dipakai untuk pertandingan balap di daerah timur tengah) bisa mencapai 40 MPH (Mile Per Hour) atau 64,37 km/jam, apabila kecepatan ini yang dipergunakan untuk perhitungan untuk menentukan kecepatan “terbang” Nabi Sulaiman AS, maka rasanya kurang tepat, karena perjalanan terjauh unta hanya mampu ditempuh sejauh 48 km dalam 1 hari, bahkan dengan unta membawa caravan hanya mampu menempuh jarak 40,23 km dalam 1 hari.
  
Berdasarkan petunjuk Al Qur’an pada waktu itu Nabi Sulaiman AS senang memelihara kuda dan lebih banyak menggunakan kuda, seperti keterangan dalam surah Shaad ayat 30-33 :
Dan Kami karuniakan kepada Daud, Sulaiman, dia adalah sebaik-baik hamba. Sesungguhnya dia amat taat (kepada Tuhannya), (ingatlah) ketika dipertunjukkan kepadanya kuda-kuda yang tenang di waktu berhenti dan cepat waktu berlari pada waktu sore, maka ia berkata : Sesungguhnya aku menyukai kesenangan terhadap barang yang baik (kuda) sehingga aku lalai mengingat Tuhanku sampai kuda itu hilang dari pandangan, bawalah kuda-kuda itu kembali kepadaku. Lalu ia potong kaki dan leher kuda itu”.

Seperti disebutkan pada surah Shaad diatas bahwa kuda mampu berlari dari pagi sampai sore dan lebih cepat pada sore hari. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dalam menempuh perjalanan kuda terkadang bisa berjalan biasa dan kadang berlari. Dari data yang ada, kecepatan kuda ketika berlari sedang adalah 40 MPH (64,37 km/jam), sedangkan kecepatan kuda berjalan adalah 4 MPH (6,44 km/jam). Untuk memperoleh perkiraan dapat dirata-rata antara kecepatan kuda berlari sedang dengan kuda berjalan, yaitu :
  
(40 + 4) / 2 = 22 MPH = 35,4 km/jam.
  
Apabila dalam sehari perjalanan dari pagi sampai sore adalah 12 jam, maka jarak yang ditempuh selama 1 hari dengan menggunakan kuda adalah : 12 x 22 MPH = 264 Mile/day = 424,8 km/hari.

Berdasarkan data diatas, dapat dihitung jarak yang ditempuh kuda dalam waktu 2 bulan (60 hari), yaitu : 264 x 60 = 15.840 Mile atau kurang lebih 25.492 km.
  
Sekarang, mari kita hitung kecepatan “terbang” Nabi Sulaiman AS :
-       Waktu pagi – sore         = 12 jam
-       Jarak yang ditempuh     = 25.492 km
-       Kecepatan “terbang      = 25.492 / 12
= 2.124,33 km/jam

Kecepatan ini kurang lebih sama dengan 2 kali kecepatan suara. Sebagai perbandingan, pesawat jet yang ada saat ini mampu terbang dengan 3 kali kecepatan suara ( + 3.000 km/jam ). Subhanallah…, amat sangat luar biasa karunia yang Allah berikan kepada Nabi Sulaiman AS.

Apabila kita berpikir menggunakan logika kita saat ini, dapat diduga bahwa ada suatu “wahana” (entah apa itu namanya dan entah bagaimana bentuknya) yang dibuat oleh anak buah Nabi Sulaiman AS yang terdiri dari Jin, Manusia dan Syaitan. Bisa jadi juga wahana tersebut berupa pesawat terbang canggih karena pada jaman itu teknologi sudah sangat maju. Disebutkan dalam Al Qur’an surah Al Anbiyaa’ ayat 81-82 :

Dan (telah Kami tundukkan) untuk Sulaiman angin yang sangat kencang tiupannya yang berhembus dengan perintahnya ke negeri yang Kami telah memberkatinya. Dan adalah Kami Maha Mengetahui segala sesuatu. Dan Kami telah tundukkan (pula kepada Sulaiman) segolongan syaitan yang menyelam (ke dalam laut) untuknya dan mengerjakan pekerjaan selain daripada itu, dan adalah Kami memelihara mereka itu”.

 Surah Sabaa’ ayat 13 :
Para jin itu membuat untuk Sulaiman apa yang dikehendakinya dari gedung-gedung yang tinggi dan patung-patung dan piring-piring yang (besarnya) seperti kolam dan periuk yang tetap (berada diatas tungku). Bekerjalah hai keluarga Daud untuk bersyukur (kepada Allah). Dan sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang berterima kasih”.
  
Sekarang, waktunya kita bertanya-tanya dan berpikir…. Semaju apa jaman / era Nabi Sulaiman AS? Ternyata…….. Kebesaran dan kemajuan di era Nabi Sulaiman AS tidak akan dapat disamai oleh generasi-generasi berikutnya, seperti dalam doa Nabi Sulaiman AS pada surah Shaad ayat 35 :
Ia berkata : Yaa Tuhanku, ampunilah aku dan anugerakanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang jua-pun sesudahku, sesungguhnya Engkau Yang Maha Pemberi”.

  
[FADWA1979]

..:: disadur dari Buletin Mocopat Syafa’at Edisi 43 (17 Januari – 17 Februari 2012) karya Maruto Aji ::..